Senin, 14 Oktober 2019


Lantamal XII Pontianak Tanam 4.500 Batang Mangrove di Kuala Mempawah

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 82
Lantamal XII Pontianak Tanam 4.500 Batang Mangrove di Kuala Mempawah

FOTO BERSAMA - Danlantamal XII Pontianak, Laksma TNI Agus Hariadi foto bersama dengan peserta penanaman Mangrove di Pantai Secapah Kuala Mempawah, Senin (7/10/2019).

PONTIANAK, SP - Pangkalan Utama TNI Angkatan laut (Lantamal) XII Pontianak, menanam ribuan Mangorve. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 TNI tersebut, berlangsung di Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Senin (7/9/2019).

Penanaman ribuan Mangrove ini juga sesuai dengan Surat Telegram Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL), nomor ST/491/2019 tanggal 11 September 2019. Yaitu, tentang Giat Karya Bakti (Karbak) TNI AL dalam rangka memperingati HUT ke-74 TNI.

“Mengangkat tema "Selamatkan Bumi untuk Anak Dan Cucu Kita", yang direalisasikan untuk memperbaiki laut kita dan dimulai dari pantai. Kita menggugah seluruh komponen masyarakat dan bangsa, untuk menyelamatkan bumi,” papar Danlantamal XII Pontianak, Laksma TNI Agus Hariadi.

Kegiatan penanaman Mangrove ini sendiri serentak dilakukan di jajaran TNI AL, baik Mabes, Kolinlamil, Koarmada, Kormar, dan seluruh Lantamal di Indonesia. Sehingga, penanaman ini tercatat sebagai pemecahan rekor MURI, yaitu menanam Mangrove terbanyak serentak, sekitar 300.073 pohon.

Di lingkungan Lantamal XII Pontianak, penanaman juga diikuti oleh jajaran Forkopimda Kalbar, yang terdiri dari Gubernur Kalbar, Pangdam XII/Tpr, Danlanud Supadio, DPRD Kalbar, Kejati Kalbar, Pengadilan Tinggi, Pemkab Mempawah dan jajaran Forkopimda Mempawah serta kalangan pelajar.

“Kita menanam sekitar 4.500 pohon. Dari kegiatan ini, kita berharap bisa membangun kondisi alam, khususnya laut, agar kembali asri dan indah. Semua komponen masyarakat kita rangkul, sehingga bisa bersama-sama kembali ke laut,” tuturnya.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kalbar, Adiyani yang mewakili Gubernur Kalbar mengapresiasi langkah yang dilakukan Lantamal XII dan TNI di Kalbar. Hal ini, katanya, sesuai dengan visi dan misi Pemprov Kalbar, yaitu membangun dari tapak.

“Salah satunya adalah di kawasan pesisir pantai. Karena kawasan ini sangat rentan rusak akibat abrasi pantai. Membangun kawasan ini harus dilakukan bersama-sama,” ujar Yani.

Sebagai tuan rumah, Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, sangat berterima kasih atas penanaman Mangrove yang dilaksanakan oleh Lantamal XII Pontianak. Wabup menjelaskan, Hutan Mangrove yang sudah ada di Kabupaten Mempawah saat ini, merupakan hasil reboisasi terhadap garis pantai yang dulunya abrasi di beberapa wilayah.

“Bersama-sama dengan lantamal XII Pontianak dan TNI di Kalbar, kita berhasil reboisasi terhadap pantai yang abrasi. Di mana ada beberapa lokasi Hutan Mangrove yang dialihfungsikan menjadi objek wisata,” tutur Wabup Muhammad.

Dengan adanya kegiatan ini, Wabup Muhammad optimis, abrasi pantai di Kabupaten Mempawah akan semakin berkurang. Pihaknya akan terus berkolaborasi dengan semua pihak, dalam melakukan penanaman Mangrove untuk mengurangi dampak abrasi pantai.

“Mari bersama-sama kita jaga pantai, karena dengan menjaga pantai kita bisa menyelamatkan bumi untuk anak cucu di masa yang akan datang. Terima kasih atas partisipasi Lantamal XII Pontianak,” pungkasnya. (mul)