Selasa, 15 Oktober 2019


Kyai Ghozi: Jadilah Pemuda Kompeten dan Berakhlak

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 48
Kyai Ghozi: Jadilah Pemuda Kompeten dan Berakhlak

PIDATO – Kyai Ghozi Mubarok berpidato saat Seminar Kebangsaan di Aula Rektorat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Rabu (9/10).

PONTIANAK, SP – Akhlakul Karimah (akhlak yang mulia) merupakan jalan untuk meraih kompetensi dan kualitas diri. Dengan akhlak, pemuda akan mampu mengambil peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Hal ini ditegaskan Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep. Madura, Kyai Haji Ghozi Mubarok MA saat menjadi narasumber Seminar Kebangsaan di Aula Rektorat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Rabu (9/10).

 

Ratusan peserta mengikuti seminar yang diadakan Yayasan Sahabat Kartika Sanga bertema Menggali Peran Penting Pemuda dalam Berbangsa dan Bernegara itu. Hadir pula Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Barat, Erry Iriansyah.

 

Kyai Ghozi menyampaikan, di manapun dan kapanpun seorang pemuda selalu mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan sosial berbangsa dan bernegara.

 

“Pemuda juga erat dengan nasionalisme dan dari mereka rasa nasionalisme bangkit. Fakta-faktanya yaitu sejarah kemerdekaan Indonsia yang tak lepas dari peran pemuda,” ungkap Kyai Ghozi yang juga Rektor Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan Sumenep ini.

 

Kyai Ghozi berharap pemuda saat ini mampu melestarikan dan meneruskan perjuangan generasi-generasi pemuda masa lalu untuk kepentingan bangsa ini yang akan datang.

 

“Di zaman saat ini, memang kita berhadapan dengan sebuah zaman yang berbeda dengan sebelumnya. Jadi, diperlukan kualitas dan kompetensi. Dan pemuda-pemuda yang hebat ialah pemuda yang kompeten, cerdas dan jujur sehingga berguna bagi semua orang,” papar anak Pendiri Ponpes Al-Amien Prenduan KH Idris Jauhari ini.

 

Oleh karena itu, Kyai Ghozi berpesan kepada pemuda untuk mengutamakan akhlakul karimah (akhlak yang mulia). Sebab, dengan akhlak, pemuda dapat memiliki kompetensi dan kualitas dirinya berkembang.

 

“Akhlak akan mengantarkan pemuda berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Kyai Ghozi. (her/bah)

  

Penerus Bangsa

 

Pembina Yayasan Kartikan Sanga, Achmad Syahril Ishaq mengatakan, Seminar Kebangsaan dilaksakan untuk mempererat tali persaudraan dan ingin menambah wawasan dalam berbangsa dan bernegara.

 

“Saya sangat bersyukur  diadakannya acara ini, apalagi narasumbernya didatangkan langsung dari Pulau Madura (KH Ghozi Mubarak),” kata Syahril yang pernah nyantri pernah nyantri di Pondok Pesantren Al-Amien ini.

 

Sementara Dosen IAIN Pontianak, Baihaqi menyambut hangat kegitan tersebut. Acara ini bisa menambah wawasan para pemuda tentang kebangsaan.

 

“Karena pemuda hari ini adalah penerus bangsa agar bangsa ini tetap jaya dan kokoh sampai hari kiamat,” kata Baihaqi. (her/bah)