Rabu, 11 Desember 2019


Satukan Empat Negara dalam Kebudayaan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 84
Satukan Empat Negara dalam Kebudayaan

FESTIVAL - Pembukaan Festival Budayaw di Plaza Merdeka Kuching, Sarawak Malaysia pada Selasa (19/11).

Sebanyak 120 delegasi Indonesia yang berasal dari Jakarta dan Kalimantan Barat ramaikan Festival Budayaw. Festival yang diikuti Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Filipina tersebut dihelat guna mempererat persatuan. 

Empat negara tersebut memiliki kebudayaan yang sama, sehingga ikatan emosional bisa terbangun karena kedekatan karakter budaya. Bahasa kebudayaan tidak memiliki unsur konflik, sehingga bisa menciptakan persatuan antarsesama.

"Hanya dengan kebudayaan bisa menciptakan perdamaian dunia," ucap Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Ditjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Najamuddin Ramly saat diwawancarai usai pembukaan Festival Budayaw di Plaza Merdeka Kuching, Sarawak Malaysia pada Selasa (19/11).

Dirinya menambahkan Festival Budayaw digagas sebagai media untuk mendekatkan ke empat negara yang etnik, budaya dan karakternya tidak jauh berbeda. Ia menyebutkan penamaan Budayaw berasal dari bahasa Filipina. Karena peluncuran festival ini pertama kali berasal dari Filipina.

Festival Budayaw yang digelar kali ini sudah tahun kedua. Sebelum dilaksanakan di Malaysia, Festival Budayaw sudah digelar di Filipina pada 2018 lalu.

Kemudian, pada 2021 kemungkinan akan dilangsungkan di Indonesia. Kota yang akan menjadi pelaksanaan Festival Budayaw kemungkinan adalah Yogyakarta dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kita ingin memperlihatkan Candi Prambanan dan Borobudur bagi masyarakat luas agar kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi seremonial," tambahnya.

Indonesia setiap tiga tahun menggelar forum kebudayaan dunia. Dalam forum tersebut akan merekrut peserta ASEAN dan dunia.

Rangkaian Festival Budayaw digelar pada 19 November hingga 23 November. Berbagai penampilan kebudayaan akan ditampilkan dalam rangkaian tersebut. Pameran tempat wisata dan kuliner empat negara juga dihadirkan dalam Festival Budayaw. (dino/bah)