Kamis, 19 September 2019


Safety Riding Education Asmo Pontianak Selamatkan Nyawa Manusia (bagian 2)

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 78
Safety Riding Education Asmo Pontianak Selamatkan Nyawa Manusia (bagian 2)

SAFETY RIDING – Safety Riding Test yang diselenggarakan oleh Astra Motor Pontianak dengan peserta dari kalangan komunitas motor wanita di Kalbar, beberapa waktu lalu.

Ciptakan Senyum Ceria Keluarga di Perjalanan Penuh Insprirasi


Safety Riding Education Astra Motor Pontianak, jadi andalan Polda Kalbar dalam menyukseskan keselamatan berkendara di jalan raya. Hal ini berbanding lurus dengan angka kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi di Kalbar. 

Berdasarkan catatan Polda Kalbar, pada 2018 ada korban 450 Laka Lantas yang meninggal dunia. Kondisi ini, jelas sangat memprihatinkan, padahal kendaraan roda dua masih jadi andalan utama masyarakat melakukan aktivitas sehari-harinya.  

“Polda Kalbar, khususnya Polresta Pontianak, sangat terbantu dengan adanya Safety Riding Education Astra Motor Pontianak. Program ini menyentuh semua kalangan, sehingga mereka bisa jadi pelopor keselamatan berkendara di jalanan,” ujar Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polresta Pontianak, Kompol Syarifah Salbiah.  

Keselamatan berkendara untuk masyarakat, lanjut Kompol Salbiah, memang jadi fokus utama Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Kalbar dan Satuan Lalulintas (Satlantas) Kota Pontianak. Hingga saat ini, berbagai program dilaksanakan dengan menggandeng semua pihak, terutama dari Astra Motor Pontianak, dengan program Safety Riding Eduation.  

“Melalui seminar, dsikusi, dan praktek langsung, maka semua kalangan masyarakat mengetahui pentingnya keselamata berkendara. Dengan sendirinya, maka akan terbentuk budaya tertib di jalan raya,” paparnya.  

Kompol Salbiah mengungkapkan, apa yang dilakukan oleh Astra Motor Pontianak, sangat menginspirasi dan jadi contoh terbaik bagi semua pihak, terutama Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) sebagai distributor sepeda motor di Indonesia. Safety Riding Eduation, jadi salah satu karya Astra Internasional, yang diwakili oleh Astra Motor Pontianak, sebagai anggota perusahaan.    

Safety Riding Eduation, tidak janya menjadikan perjalanan pengendara sepeda motor nyaman dan aman, namun lebih dari itu, menjadikan perjalanan yang menginspirasi,” kata Kompol Salbiah.  

Instruktur Safety Riding Education Astra Motor Pontianak, Dony Andrian menjelaskan, inti dari keselamatan berkendara adalah persiapan yang baik sebelum berkendara, tertib saat berkendara, dan memahami tata aturannya.        

“Persiapannya adalah siap mengemudi atau berkendara, siap kendaraannya, dan mengamalkan tertit berlalu lintas. Tiga tips ini, wajib dilakukan, apabila ingin selamat di jalan raya,” ujarnya.  

Dony mengatakan, siap mengemudi, artinya kondisi fisik yang prima, tidak sakit ataupun dalam kondisi yang tidak fit. Kemudian menyiapkan kendaraan, dengan mengecek fisik dan kelengkapan berkendara. Yang ketiga, dan ini sangat menentukan yaitu tertib berlalu lintas dan selalu waspada.  

“Kegiatan Safety Riding Education sendiri selalu diselingi dengan kegiatan lainnya, seperti service murah, riding test, di mana peserta wajib menggunakan perlengkapan berkendara, yaitu helm, jaket, sarung tangan, celana panjang dan sepatu,” tuturnya.  

PT Astra Honda Motor (AHM) memang terus menyebarkan samangat berkendara aman di seluruh Indonesia. Selain menguatkan kampanye safety riding, PT AHM menggelar Astra Honda Safety Riding Instructor Competition (AH-SRIC), setiap tahunnya.  

AH-SRIC digelar PT AHM sejak 2007. Tujuannya meningkatkan dan menguji keterampilan instruktur safety riding Honda dari seluruh Indonesia. Para duta keselamatan berkendara harus memiliki kepedulian tinggi untuk menularkan ilmu keselamatan berkendara kepada masyarakat pengguna sepeda motor.  

Selain menggalakkan Safety Riding Eduation, PT AHM juga terus menyempurnakan produk terbaiknya. Salah satunya adalah meningkatkan teknologi motor. Hampir seluruh motor Honda sudah menggunakan beberapa teknologi terbaru dan tercanggih, salah satunya adalah Combi Brake System (CBS).  

“Teknologi CBS merupakan sistem pengereman, yang sudah diterapkan pada beberapa tipe motor Honda, seperti tipe Honda BeAT, Honda Vario CW 110 FI, Honda Vario Techno 125, dan Honda CBR250RR,” ujar Dony.  

Pada dasarnya, lanjut Dony, rem bukan berfungsi untuk menghentikan motor, tetapi memperlambat laju kendaraan secara bertahap, sampai kecepatan 0 kilometer/jam. Dengan teknologi CBS, pengendara dapat mengerem dengan optimal pada rem depan dan rem belakang.  

“Perpaduan teknologi dan program nyata, yaitu Safety Riding Education, terbukti menyelamatkan banyak nyawa manusia. Kita mengurangi tingkat kecelakan, baik si pengedara maupun penumpang, menjadikan perjalanan bersama Astra Motor penuh inspirasi” pungkas Dony. (aep mulyanto)