Sabtu, 21 September 2019


Honda Zoomer Segera Mengaspal di Indonesia

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 65
Honda Zoomer Segera Mengaspal di Indonesia

Honda Zoomer, Skutik Unik Berdesain Naked Bike

 JAKARTA, SP - PT Astra Honda Motor (AHM), direncakan akan segera memperkenalkan sepeda motor berdesain unik lagi. Motor tersebut adalah Honda Zoomer.  

Informasi terkait kehadiran Honda Zoomer adalah saat laman resmi Samsat DKI Jakarta, memajang pendaftaran yang dilakukan PT AHM, yaitu atas nama Skuter Zoomer.  

Motor ini berdesain unik, dan baru saja dirilis di Thailand. Skuter unik ini, punya Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sebesar Rp29,3 juta. Nominal tersebut lebih tinggi dibanding Honda Monkey, Rp21,6 juta, tapi masih di bawah Honda Forza, Rp59,7 juta. Artinya, kalau dipasarkan motor mini ini relatif cukup tinggi banderol hingga ke level konsumen.
 

Banyak kemungkinan yang tercipta dari data tersebut, salah satunya proses pengadaan Zoomer di Indonesia. Apakah akan dibawa secara utuh dari Thailand, atau tidak. Pihak AHM sendiri juga belum memberikan kepastiannya.  

Sebagai informasi, Zoomer merupakan Skutik berdesain futuristik yang unik. Bagaimana tidak, depannya, motor mirip naked bike. Berbekal headlight dengan suspensi up side down dan stang naked.
 

Kendati demikian, performa motor terbilang biasa saja. Honda Zoomer berdasarkan model yang beredar di Thailand, mengandalkan mesin yang sama dengan Honda Beat series, yaitu 1-silinder 108,2 cc bertenaga 8,7 hp dan torsi 9,3 Nm.  

Direktur Pemasaran AHM, Thomas Wijaya memang sempat menyatakan, hingga saat ini belum ada rencana sama sekali untuk Honda Indonesia membawa Skutik bertampang naked bike tersebut ke tanah air.
 

"Kami belum memiliki rencana untuk merilis Zoomer. Pun dengan informasi yang dirilis dari Samsat DKI Jakarta," katanya.  

Lagipula, kini Skutik 110 cc yang dimiliki AHM sudah cukup ramai. Namun, apabila permintaan konsumen banyak, maka bisa saja Honda Indonesia segera mengenalkan Skutik Zoomer.   "Terkait preference konsumen, belum ada rencana dari kami," ujar Thomas. (*)