Pembangunan Dermaga Sintete, Kabupaten Sambas, Kalbar Terbengkalai

Sambas

Editor sutan Dibaca : 2504

Pembangunan Dermaga Sintete, Kabupaten Sambas, Kalbar Terbengkalai
DERMAGA TERBENGKALAI- Pembangunan Dermaga Pelabuhan Sintete, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, dibiarkan terbengkalai tidak bisa digunakan semenjak dibangun 2013 dengan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp8,5 miliar. Ma
SAMBAS, SP- Masyarakat mempertanyakan efektivitas pembangunan Kawasan Pelabuhan Sintete, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, dibiarkan terbengkalai setelah biaya pembangunan menelan dana pemerintah hingga miliaran rupiah. 

Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Sintete, Rahmad Basuki, Senin (25/1), mengatakan, pembangunan terbengkalai membuat kapal bisa bisa merapat untuk melakukan bongkar muat.   “Dermaga Pelabuhan Sintete terbengkalai, membuat urat nadi perekonomian masyarakat di kawasan tersendat. Mesti ada aksi nyata untuk melakukan perbaikan total, agar bisa berfungsi normal,” kata Rahmad Basuki.  

Dikatakan Rahmad, Pelabuhan Sintete sudah dua tahun terakhir dibiarkan bagaikan kawasan tidak bertuan.   Tidak ada informasi yang bisa dipercaya masyarakat tentang kelanjutan rehabilitasi Dermaga Pelabuhan Sintete.  

Alhasil dermaga hanya dijadikan pajangan. Menjelang sore hari, hanya dijadikan tempat nongkrong anak muda.   Harusnya Dermaga Pelabuhan Sintete tempat bersandar kapal-kapal yang akan bongkar muat, bukan seperti onggokan beton berdiri saja.  

“Kalau berfungsi berarti kapal yang bersandar bertambah dan aktivitas bongkar muat semakin banyak. Buruh pun bisa mendapatkan penghasilan lebih. Inikan tidak," ujar Rahmad.

Dermaga Pelabuhan Sintete memiliki panjang 70 meter dan dibangun tahun 2013. Kontraktor pelaksananya PT Mahakarya Tunggal Abadi.
  Dimana sumber dana pembangunan berasal dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp8,5 miliar, dengan masa kerja 180 hari. Tapi pekerjaan tidak selesai.
"Selaku buruh pekerja tidak mengerti persoalan teknis sebuah pekerjaan struktur bangunan dermaga," ungkap Rahmad.

Dermaga tidak berfungsi sudah dilaporkan ke DPRD Kabupaten Sambas hingga Provinsi Kalimantan Barat. Namun hingga kini belum ada kemajuan alias dermaga masih belum berfungsi.
  Pemerintah Kabupaten Sambas dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, mesti bisa menjelaskan kepada masyarakat penyebab terbengkalainya pembangunan Dermaga Pelabuhan Sintete. (rie/aju)  


Sering Dikeluhkan Masyarakat  

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas, Arifidiar, membenarkan masyarakat sering mengeluhkan terbengkalainya pembangunan Dermaga Pelabuhan Sintete.  

"Pembangunan Dermaga Pelabuhan Sintete di Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, mendesak dilakukan perampungan pembangunannya,” ungkap Arifidiar.  

Menurut Arifidiar, sampai tahun 2016 belum ada kejelasan kelanjutan pembangunan Dermaga Dwikora, Pontianak, karena dananya belum dialokasikan.   Arifidiar berharap ada jalan keluar yang bisa ditempuh dalam waktu dekat, agar perekonomian masyarakat kembali menggeliat, seiring kembali berfungsinya Dermaga Pelabuhan Sintete. (rie/aju)