Rabu, 13 November 2019


Atbah dan Hairiah akan Dianugerahi Gelar Adat Istana Alwatzikoebillah, Sambas

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1539
Atbah dan Hairiah akan Dianugerahi Gelar Adat  Istana Alwatzikoebillah, Sambas

Istana Alwatzikoebillah (ist)

Pemberian gelar adat merupakan amanah dari rakyat Sambas dan harus dilaksanakan. Ini bukanlah sebuah penghargaan, melainkan bintang amanah yang diberikan kepada para pemimpin.

Kerabat Istana Alwatzikoebillah Sambas akan memberikan penganugerahan gelar adat kepada Atbah Rohimin Suhaili dan Hairiah yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sambas periode 2016-2021, Selasa (14/6).

Atbah akan diberi gelar Dato’ Petinggi Orang Kaya Lela Mahkota, sedangkan Hairiah diberi gelar Dato’ Petinggi Orang Kaya Amar Diraja. Sekretaris Istana Alwatzikoebillah Sambas,

Uray Riza Fahmi mengatakan, seluruh persiapan sudah dapat dikatakan maksimal, berbagai rangkaian kegiatan budaya dan seni akan memeriahkan acara pemberian gelar tersebut. Acara dimulai sekitar pukul 13.00 WIB.

Dibuka terlebih dahulu dengan tari-tarian lintas etnis, di antaranya otar-otar, tari Melayu, tari Dayak, dan tari dari etnis Tionghoa. “Pergelaran seni dan budaya tiga etnis ini digelar hingga siang hari. Prosesi pemberian gelar adat dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-quran, dilanjutkan pembacaan surat keputusan Pangeran Ratu Muhammad Tarhan, lalu tepung tawar dan diakhiri dengan doa,” jelasnya, Minggu (12/6).

Terkait gelar yang diberikan, Uray Riza menjelaskan, Dato’ Petinggi Orang Kaya Lela Mahkota dan Dato’ Petinggi Orang Kaya Amar Diraja adalah gabungan petinggi dan orang kaya. Pada zaman kerajaan Kesultanan Sambas, petinggi adalah penguasa wilayah, sedangkan orang kaya adalah orang yang membantu atau menjadi donatur bagi kerajaan.

“Jadi bupati dan wakil bupati diharapkan dapat membantu kerajaan, salah satunya dengan memperbanyak budaya di Istana Alwatzikoebillah, kami berharap ada event budaya yang setiap tahunnya digelar pemerintah,” harapnya.

Uray Riza menganggap hal ini merupakan penghargaan yang sangat besar bagi kerabat Istana Alwatzikoebillah Sambas. Dia berharap, ke depan Istana Alwatzikoebillah dan pemerintah daerah bisa menjalin kerjasama dalam membangun Kabupaten Sambas ke arah yang lebih baik.

Selain itu, para kerabat Alwatzikoebillah berpesan kepada pasangan Atbah-Hairiah, agar menjadikan adat budaya sebagai ujung tombak pembangunan. Pasalnya, saat ini masih banyak generasi muda yang tidak mengenal adat budayanya sendiri. “Kami mohon Istana Alwatzikoebillah dapat menjadi pusat budaya serta menjadi alat pemersatu  segala lapisan masyarakat di Sambas,” tuturnya. (nova jarthakusuma/bob/sut)