Senin, 16 Desember 2019


Bupati Apresiasi OSO Turut Andil dalam Pembangunan Jembatan Sambas

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1334
Bupati Apresiasi OSO Turut  Andil dalam Pembangunan Jembatan Sambas

Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili, memberikan sambutan atas kedatangan Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta ke Kabupaten Sambas, Senin (3/10). (nurhadi/suara pemred)

SAMBAS, SP - Bupati Sambas, Atbah mengapresiasi bantuan diberikan Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta. Berkat andil OSO, proyek pembangunan  jembatan Sungai Sambas Besar bakal rampung 2017.

Jembatan Sungai Sambas Besar sendiri menghubungkan dua kecamatan, yakni Kecamatan Tekarang dan Tebas. Sebelumnya, pembangunan jembatan ini sudah lama diinginkan oleh masyarakat Sambas.

  
"Lantaran Pemkab tidak memiliki dana cukup, rencana pembangunan pun tertunda," tutur Atbah.

Beruntung, dalam sebuah kesempatan, Atbah terbang ke Jakarta dan menyampaikan hal ini kepada Oesman Sapta. Dari hasil pertemuan tersebut, OSO kemudian memanggil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljon dan meminta agar jembatan ini  bisa terealisasi.

"Dengan adanya dukungan dari Tokoh Nasional asal Kalbar seperti Pak Oso, saya yakin progres pembangunan jembatan akan cepat," kata Atbah.

Di luar itu, pemkab akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi. Baik melalui Bappenas, Kementerian PUPR dan DPRD.

"Saya juga sudah minta Sekda Sambas menyiapkan anggaran pembuatan Analisa mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) jembatan. Adapun  besaran anggarannya berkisar Rp700 juta.

Sejauh ini, pemkab belum menemui kendala terkait proses pembangunan jembatan. termasuk dalam hal pembebasan lahan masyarakat. "Demi kebaikan ratusan ribu orang. Insya Allah pengerjaannya bisa tuntas ," katanya.


Tokoh Pemuda Sambas, Kamarudin ikut mengapresiasi langkah pemerintah untuk mempercepat realisasi pembangunan jembatan Tebas-Tekarang.

Menurutnya, kehadiran jembatan ini  bakal mendorong pertumbuhan dan mempermudah ekonomi bagi masyarakat Sambas.

Ia justru mengingatkan kepada Pemkab Sambas, ke depan, nasib penambang motor juga harus diperhatikan. Karena dengan adanya jembatan ini, otomatis masyarakat lebih memilih akses jembatan ketimbang jasa penambang motor air atau speed boat. (noi/loh/sut)