Warga Desa Sepantai Waswas Banjir Kiriman Bengkayang

Sambas

Editor Soetana hasby Dibaca : 842

Warga Desa Sepantai Waswas Banjir Kiriman Bengkayang
BANJIR KIRIMAN - Banjir kiriman yang melanda Desa Sepantai, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Februari 2016. (SP/Nurhadi)
SAMBAS, SP – Februari 2016 lalu, air setinggi dua meter merendam wilayah Desa Sepantai, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas. Dirunut, sumber air yang merendam desa itu berasal dari wilayah Kabupaten Bengkayang.

"Banjir bisa mencapai dua meter lebih, lokasi pertemuan dua sungai Sambas Besar dan sungai Kumba mengakibatkan air masuk ke sungai Desa Sepantai," ungkap Kepala Desa Sepantai, Herlin.

Kini, musibah banjir seperti Februari lalu, meliputi kekhawatiran warga, apalagi sekarang muism penghujan.

“Apabila hujan di Kabupaten Bengkayang maka di daerah kita akan banjir," ujar Herlin, Rabu (14/12). 

Musibah banjir kerap dialami warga. Maka, warga membangun panggung di dalam rumah. "Masyarakat membangun panggung di dalam rumah agar tak perlu mengungsi,” jelas dia.

Bupati Sambas, H. Atbah Romin Suhaili mengakui sebagian bencana banjir adalah kiriman dari Bengkayang.

"Kami akan lakukan koordinasi. Hal ini juga sudah saya bicarakan dengan Bupati Bengkayang dan pihak terkait. Jadi ada hal yang harus kita lakukan agar air itu tidak  ke wilayah Sambas," ujar Atbah bebera waktu lalu. (noi)

Baca Juga:
Inilah, Delapan Perwira di Polres Sambas yang Dimutasi 

Jadi Bandar Togel, Remaja Ini Diciduk Polisi
Tersangka Korupsi Pembangunan BLK Sambas dan Dermaga Bakal Bertambah  






Komentar