Bupati Baru Tahu Gedung Puskesmas Desa Sekura Tak Berfungsi

Sambas

Editor Soetana hasby Dibaca : 2415

Bupati Baru Tahu Gedung Puskesmas Desa Sekura Tak Berfungsi
TIDAK BERFUNGSI - Kondisi gedung Puskesmas di Dusun Penagaman, Desa Sekura, Kecamatan Teluk Keramat. (SP/Ist)
SAMBAS, SP – Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili mengaku baru mengetahui gedung Puskesmas di Dusun Penagaman, Desa Sekura, Kecamatan Teluk Keramat,  tidak berfungsi. Puskesmas yang berada di areal persawahan itu dibangun sejak 2007, namun kini gedung Puskesmas terbengkalai.

“Saya awalnya tidak tahu apa yang terjadi. Termasuk anggarannya dari mana,” ungkap Bupati Atbah Romin Suhaili, Selasa (3/1).

Dia menegaskan akan memperioritaskan penyelesaian masalah Puskesmas di Desa Sekura.

"Puskesmas ini akan menjadi prioritas kita. Kita akan selesaikan persoalan ini secepat mungkin. Ini sangat tidak layak,” tegasnya.

Bupati akan menelisik penyebab tidak berfungsinya  gedung Puskesmas itu. “Kita akan mencari tahu apakah ini terkait dengan proses hukum. Jika ada sangkut pautnya dengan proses hukum maka saya ingin ini ditindak," kata dia.

Selain gedung Puskesmas di Desa Sekura yang tidak berfungsi, Atbah mengungkapkan  banyak bangunan milik pemerintah yang tidak difungsikan.
 
“Saya tidak tahu mengapa bangunan yang terbengkalai ini seperti tren di Sambas. Ini memalukan,” katanya.

Lembaga Ombudsman menempatkan pelayanan publik di Kabupaten Sambas, berada di zona merah.

“Ini artinya sangat banyak pelanggaran yang kita lakukan terhadap aturan pelayanan misalnya kepada masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus. Sebenarnya Puskesmas seperti ini juga merupakan bagian dari pelayanan dan mendekatkan pemerintah dengan rakyatnya," imbuh Atbah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, I Ketut Sukarja mengaku tidak mengetahui sebab kenapa gedung Puskesmas tidak berfungsi.

“Setahu saya awalnya dimanfaatkan, namun apa yang menjadi sebab bangunan tersebut akhirnya terbengkalai saya kurang tahu pasti” ujarnya. 

Ditegaskannya,  gedung Puskesmas di Desa Sekura akan difungsikan kembali. (noi)

Baca Juga:
Ini Peringatan Kepada 48 Pejabat Baru di Pemprov Kalbar 
Soal Jemaah Umrah Travel Aulia, Bupati: Kita Cari Tahu Persoalannya
BAP Kasus Korupsi Rektor IAIN, Kompol Andi Yul: Masih Panjang