Disdukcapil Jemput Bola Rekam E-KTP

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 267

Disdukcapil Jemput Bola Rekam E-KTP
ANTRE – Warga sedang mengantre saat hendak merekam e-KTP di Kantor Camat Tebas, kemarin. Disdukcapil melakukan sistem jemput bola untuk memaksimalkan perekaman e-KTP. (SP/Kinoi)

Jaring Pemuda Usia 17 Tahun Agar Punya Hak Suara


Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Sambas, Yusi Rani 
"Tujuan kita melakukan perekaman KTP elektronik dengan keliling, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga untuk kepemilikan KTP elektronik. Demikian juga yang kita lakukan di Kecamatan Tebas ini."

SAMBAS, SP - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sambas merekam data kependudukan dengan sistem jemput bola. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Sambas, Yusi Rani kepada Suara Pemred, Senin (19/2). 

Yusi menjelaskan, petugas Disdukcapil langsung mendatangi masyarakat di kantor kecamatan dan kantor desa untuk melakukan perekaman KTP elektronik bagi masyarakat. 

"Tujuan kita melakukan perekaman KTP elektronik dengan keliling, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga untuk kepemilikan KTP elektronik. Demikian juga yang kita lakukan di Kecamatan Tebas ini," ujar Yusi Rani, Senin (19/2).

Selain melakukan perekaman KTP elektronik, ditindaklanjuti juga dengan melakukan penerbitan surat keterangan (Suket) sebagai pengganti KTP elektronik. 

"Rekaman yang kita laksanakan menghasilkan Suket untuk masyarakat yang belum pernah sama sekali melakukan perekaman KTP elektronik," katanya. 

Selain itu, tujuan perekaman KTP elektronik dengan sistem jemput bola ini guna mengajak masyarakat, terutama para remaja yang telah menginjak umur 17 tahun pada 2018 ini. 

"Anak yang telah memasuki usia 17 tahun itu agar mereka dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan Pilkada 27 Juni 2018 nanti," ucapnya.

Perekaman juga untuk mencapai target kepemilikan KTP elektronik di Kecamatan Tebas. Perekaman KTP elektronik di Kecamatan Tebas masih di bawah 50 persen, sehingga yang akan menjadi target Disdukcapil adalah meningkatkan persentase perekaman KTP elektronik. 

Yusi mengatakan bahwa untuk mengajak masyarakat memiliki KTP elektronik, sudah dilakukan dengan imbauan kepada masyarakat melalui media elektronik serta melalui kepala desa. 

"Kita imbau kepada warga yang belum melakukan perekaman, untuk segera melakukan perekaman," ajak Yusi.
Warga Sambas, Anita mengapresiasi tindakan Disdukcapil yang melakukan sistem jemput bola dalam perekaman KTP elektronik. 

“Saya kira langkah Disdukcapil sudah tepat dengan mendatangi warga agar mudah merekam e-KTP. Nah, warga juga harus segera mendatangi tempat pelayanan perekaman e-KTP. Jangan sampai acuh tak acuh,” kata Anita.

Surati Kepala Desa


Camat Tebas, Marianis Majri mengungkapkan, kegiatan perekaman KTP elektronik yang dilaksanakan di Kantor Camat Tebas merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Tahun 2018 beberapa waktu lalu di Kabupaten Sambas. 

Data yang disampaikan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Tebas bahwa jumlah pemilih untuk Kecamatan Tebas 55.200 orang. Sedangkan jumlah masyarakat Kecamatan Tebas yang belum melakukan perekaman sebanyak 1274 orang termasuk di dalamnya sebanyak 772 orang yang pada tanggal 1 Januari 2018 telah berusia 17 tahun.

“Sehingga hasil kesimpulan rapat pada saat itu Disdukcapil Kabupaten Sambas turun ke kecamatan, termasuk Kecamatan Tebas. Dan Selasa (20/2) di Desa Matang Labung juga akan diadakan perekaman KTP elektronik di kantor desa," terang Marianis.

Kepada masyarakat Tebas yang belum melakukan perekaman KTP elektronik, ia mengaku telah melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat.

"Kami telah imbau, termasuk mengirim surat kepada kepala desa. Dalam berbagai pertemuan, saya juga mengimbau kepada semua masyarakat yang belum merekam KTP elektronik untuk segera melakukan perekaman," katanya. (noi/bah)