Kamis, 24 Oktober 2019


Langgar Aturan, Satpol PP-Panwaslu Tertibkan Baliho Cagub

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 427
Langgar Aturan, Satpol PP-Panwaslu Tertibkan Baliho Cagub

TERTIBKAN BALIHO – Satpol PP dan Panwaslu tengah menertibkan baliho kampanye Pilkada. (Ist)

SAMBAS, SP - Satpol PP bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sambas menertibkan alat peraga kampanye seperti baliho dan sejenisnya yang tidak sesuai aturan di sepanjang ruas Jalan Raya Sambas - Semparuk.

"Penertiban alat peraga kampanye yang dilaksanakan sudah yang kedua kalinya kita dilakukan. Tentu sebelum kita melakukan penertiban telah mengirim surat kepada partai politik pengusung pasangan calon," ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Sambas, Mahrus saat dihubungi di Sambas, Minggu (4/3).

Mahrus menyebutkan, penertiban yang dilakukan terhadap alat peraga yang dipasang di pohon, lalu ada yang di seberang parit dan tempat lainnya.

"Yang jelas bahwa alat peraga kampaye dipasang oleh KPU. Di luar itu tentu harus ditertibkan," kata Mahrus.

Pihaknya akan terus memantau dan menertibkan alat peraga yang tidak sesuai aturan yang ada. Menurutnya hal itu dalam rangka menyukseskan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar 2018.

"Sesuai tupoksi Panwaslu, kami terus memantau dan mengawasi. Jadi bukan hanya tahapan kampanye saja, tetapi seluruh tahapan Pilgub Kalbar 2018," kata Mahrus.

Mahrus berharap kepada pengusung calon atau partai politik untuk turut menjaga ketertiban dan kenyamanan yang ada agar aturan yang telah dibuat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Satu di antara warga Sambas, Nailatuz Zahra meminta partai politk atau tim sukses calon gubernur berpolitik yang benar dan santun.

“Aturan KPU harus dipatuhi. Jangan gara-gara hendak meraup dukungan suara, aturan dilanggar. Ini cara berpolitik yang tidak benar,” kata Zahra.

Zahra berharap. Setiap tahapan Pilkada dilakukan dengan tanggung jawab. Dari hal itu, mencerminkan betapa dewasanya partai politik dan tim pemenangan calon dalam berpolitik.

“Ini juga bagian dari pembelajaran politik kepada masyarakat. Berilah contoh yang baik dan benar. Jabatan cuma sementara, kebenaran berperilaku atau bertindak harus bertanggungjawab. Semoga setiap tim pemenangan calon gubernur benar berpolitik,” pungkas Zahro. (noi/ant/bah)