Jalur Bantanan 1 dan 2 Dianggarkan, Karolin Janji Maksimal Pembangunan di Tahun Berikutnya

Sambas

Editor K Balasa Dibaca : 467

Jalur Bantanan 1 dan 2 Dianggarkan, Karolin Janji Maksimal Pembangunan di Tahun Berikutnya
Karolin bersilaturahmi dengan warga Desa Sungai Serabik, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas. (ist)
SAMBAS, SP - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar telah menganggarkan Rp14 miliar untuk perbaikan jalan di Jalur Bantanan 1 dan 2 di Kecamatan Teluk Keramat, Kabuputen Sambas. Perbaikan jalan akan segera direalisasikan.

Kabar baik tersebut diungkapkan oleh calon gubernur (cagub) Kalbar, Karolin Margret Natasa, saat melakukan kampanye dialogis di Desa Sungai Serabik, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Rabu (14/3) malam.

“Tahun 2018 ini Pemerintah Provinsi Kalbar telah menganggarkan Rp14 miliar untuk pembangunan jalan Bantanan 1 dan 2,” ujarnya berdialog bersama warga setempat.

Ruas jalan Bantanan 1 dan 2 melingkupi jalan penghubung antara Kecamatan Jawai, Teluk Keramat, Sekura sampai Kecamatan Paloh. Ruas jalan ini merupakan salah satu tanggung jawab Pemprov di mana jarak jalannya sangat panjang dari 72 jalan provinsi yang ada di seluruh Kalbar.

“Dengan anggaran tersebut tentunya masih kurang untuk membangun ruas jalan ini sehingga masih harus dilanjutkan pada tahun berikutnya," ucap dia.

Karolin berjanji, jika dirinya dipercayakan masyarakat Sambas dan Kalbar untuk memimpin Kalbar ke depan, ia akan melanjutkan program pembangunan infrastruktur yang ada di Sambas dan daerah lainnya.

“Ini sesuai dengan tugas saya dari partai, di mana saya maju untuk melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan Pemerintah Kalbar sebelumnya. Makanya saya akan melanjutkan program pembangunan yang telah dilakukan oleh ayah saya, pak Cornelis dan wakilnya Christiandy Sanjaya yang memimpin Kalbar selama dua periode," tuturnya.

Mantan anggota DPR RIitu juga menambahkan, dirinya bersama calon wakil gubernur Kalbar Suryadman Gidot menyatakan mereka memiliki keinginan kuat untuk memajukan masyarakat pedalaman Kalbar.

“Sepuluh tahun Cornelis dan Christiandy Sanjaya memimpin Kalimantan Barat telah memberikan perhatian yang luar biasa kepada masyarakat pedalaman. Maka kami berdua orang kampung, yang kata orang masih anak kecil dan masih muda ini memberanikan diri menjadi calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar untuk memajukan daerah pedalaman," kata dia.

Karolin merasa yakin mampu untuk melanjutkan perjuangan masyarakat pedalaman di Kalbar. Ia tidak ingin masyarakat pedalaman dan daerah terpencil kembali terlupakan.

“Kita ingin sama dengan yang ada di kota dan kita ingin juga jalan kita yang lebar seperti di kota dan kita ingin juga memiliki akses yang baik, pelayanan kesehatan yang baik, pendidikan yang lebih baik dan yang tahu betul Kalimantan Barat adalah saya," terangnya.

Ia berpandangan, mantan Gubernur Kalbar Cornelis telah meletakkan dasar dan pondasi di wilayah perbatasan agar menjadi beranda depan Indonesia. Terkait hal itu, pasangan ini berkomitmen untuk meneruskan perjuangan itu.

“Kami berharap dengan dukungan para senior ini dapat melengkapi kekurangan-kekurangan kami," tuturnya.

Menurutnya, dia dan Suryadman Gidot memang masih muda untuk menjadi pemimpin Kalbar. Namun, mereka berdua telah memiliki pengharapan dan jam terbang untuk membangun Kalbar.

Sementara itu, Suryadman Gidot menambahkan bahwa 10 tahun Gubernur Kalbar, Cornelis bersama dengan masyarakat telah mengawal pembangunan, baik secara partai juga terus mendukung agar Kalimantan Barat maju.

“Terbukti sekarang, daerah-daerah pedalaman seperti perbatasan sudah mulai terbuka, kemudian ditempat lain Kalimantan Barat, kemajuan-kemajuan telah terbukti. Kemajuan-kemajuan ini akan kami lanjutkan untuk masyarakat Kalimantan Barat," pungkasnya. (umr)