Kamis, 24 Oktober 2019


Pencanangan Model Pemberdayaan BUMDes, Wujudkan Desa Mandiri Penggerak Perekonomian

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 624
Pencanangan Model Pemberdayaan BUMDes, Wujudkan Desa Mandiri Penggerak Perekonomian

PUKUL REBANA – Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili memukul rebana tanda dimulainya pencanangan model pemberdayaan BUMDes Mandiri dan Berdaya di Desa Sungai Serabek, Teluk Keramat, kemarin. Menurut Atbah, pemberdayaan itu harus menghadirkan kesejahteraan bag

Desa Sungai Serabek, Teluk Keramat, Sambas, ditetapkan sebagai desa model pemberdayaan badan usaha milik desa mandiri dan berdaya. Hal itu berdasarkan Keputusan Bupati Nomor: 356/DINSOSPMD/2018. 

SP - Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sambas, Asmani berharap, desa model dapat menjadi acuan bagi seluruh desa yang ada untuk meningkatkan pendapatan asli desa dan kesejahteraan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

Dia menjelaskan ihwal penetapan itu bermula Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan dan Pembubaran BUM Desa. Lalu ditindaklanjuti dengan penerbitan Peraturan Bupati Sambas Nomor 33 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan BUMDes Kabupaten Sambas.

“Baru kemudian bupati membuat surat keputusan menetapkan Desa Sungai Serabek sebagai desa model,” kata Asmani, Kamis (5/7).

Dua regulasi tersebut juga untuk menjawab dan mengatur penyelenggaraan BUMDes yang efektif, efisien dan akuntabel. “Model pemberdayaan BUMDes mandiri dan berdaya adalah model pemberdayaan yang bersinergi dengan lembaga ekonomi desa lainnya,” urainya. 

Misalnya kelompok usaha pemuda produktif, gabungan kelompok tani, kelompok usaha bersama, usaha simpan pinjam perempuan, usaha ekonomi perempuan, usaha ekonomi produktif, maupun kelompok-kelompok lainnya.

“Harapannya kita ingin pengembangan model pemberdayaan BUMDes ini  secara mandiri dan berdaya dapat memberikan dampak positif yang berkesinambungan,” jelasnya.

Selain itu, tujuannya mengoptimalkan peran dan fungsi BUMDes dalam menggerakan perekonomian di desa sesuai dengan potensi desa dan membuka peluang memperluas jenis dan jejaring mitra usaha. Dan yang ingin dicapai adalah mensinergikan antar lembaga ekonomi di desa melalui kemitraan atau kerja sama yang saling menguntungkan.

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, saat menghadiri pencanangan model pemberdayaan BUMDes Mandiri dan Berdaya di SDN 37 Dungun Condong, Desa Sungai Serabek, mengatakan, pemberdayaan itu harus menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Minimal kita menginginkan, model pemberdayaan yang dibangun dapat meningkatkan pendapatan asli desa. Lebih baik lagi jika mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa yang dapat berdampak pada penurunan tingkat angka kemiskinan,” ujarnya. (nurhadi/ang)