Kunjungan DPR, Petani Usul Bantuan Bibit Ternak

Sambas

Editor Angga Haksoro Dibaca : 182

Kunjungan DPR, Petani Usul Bantuan Bibit Ternak
Sambas, SP - Ketua Gerbang Tani Kalimantan Barat, Heri Mustari mengatakan, petani berupaya mengoptimalkan bantuan program pertanian. Serapan bantuan disesuaikan kebutuhan petani.    

Menurut Heri, petani di Kalimantan Barat sedikitnya menerima bantuan program senilai Rp 600 miliar. “Sejauh ini alhamdulillah prosesnya lancar. Kawan-kawan pengurus Gerbang Tani di tingkat kecamatan sudah men-cover data-data penerima bantuan tersebut,” ujar Heri.

Bantuan dan program tersebut diefektifkan dengan serapan keinginan para petani sesuai dengan kebutuhan mereka. “Efektifitas juga dilakukan sejak awal. Kami selalu mengkomunikasikan dengan para petani dan kelompok tani apa saja yang mereka butuhkan.”

Heri juga menilai di Kabupaten Sambas memiliki potensi tanaman hortikultura. Daerah ini memiliki tingkat kesuburan tanah cukup baik dan cocok untuk perkebunan buah tropis.

“Sejauh ini Kabupaten Sambas sangat baik dalam hal produksi dan hasil pertanian pangan. Tapi juga berpotensi sebagai daerah penghasil tanaman hortikultura, kultur tanah dan cuaca sangat mendukung. Sinar matahari selama 12 jam dan keuletan petani yang luar biasa,” ujar Heri.

Tokoh masyarakat Desa Perigi Limus, Nispuad mengapresiasi bantuan program pertanian ke daerahnya. “Kami mengapresiasi apa yang kami dapatkan dari sejak pertama Daniel Johan menjabat pada tahun 2016. Sudah ada peningkatan bantuan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2018 Kecamatan Sejangkung mendapatkan 650 hektare, handtraktor 3 unit, lalu unit pengelolaan pupuk organik (UPO), pengembangan cabai, durian, dan jeruk,” kata Nispuad.

Perigi Limus kata Nispuad, juga memiliki potensi peternakan yang menjanjikan. Pakan hijau berlimpah dan sayang jika tidak dimanfaatkan.

Usai menemui petani di Desa Perigi Limus Kecamatan Sejangkung, Daniel Johan juga menemui petani Desa Galing, Kecamatan Galing. Tokoh masyarakat Galing, Jepriadi mengatakan, cukup banyak bantuan program pertanian yang didapatkan masyarakat Kecamatan Galing.

Kecamatan Galing dan sekitarnya memiliki potensi perkebunan strategis. “Di Galing dan sekitarnya selain menanam padi, masyarakat juga berkebun lada dan karet, namun yang jadi persoalan adalah harga yang tidak stabil dan juga ketiadaan alat yang memadai untuk pengolahan pasca panen.”