Kejati Kalbar Sosialisasi TP4D

Sambas

Editor Angga Haksoro Dibaca : 395

Kejati Kalbar Sosialisasi TP4D
Kajati Kalbar disambut di Sambas.
Sambas, SP - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat, Baginda Polin Lumban Gaol berkesempatan mengunjungi Kabupaten Sambas selama dua hari.

Dalam kunjungannya tersebut, Kajati melakukan sosialisasi kepatuhan hukum bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Sambas, dan peran tugas fungsi Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4D) di Aula Kantor Bupati Sambas, Kamis (22/11).

Disampaikan Kajati, kedatangannya beserta rombongan ke Sambas juga untuk memberikan arahan kepada jajaran Kejaksaan Negeri Sambas. “Kunjungan yang kita lakukan ini untuk melihat kinerja Kejari Sambas,” kata Baginda Polin Lumban Gaol.

Kajati juga menyampaikan arahan mengenai tugas lain dari jaksa, yakni menjadi mitra pemerintah daerah. “Kita juga memberikan pesan-pesan kepada Kejari dan jajarannya untuk meningkatkan kinerja dan melakukan langkah-langkah preventif dalam rangka pembangunan di Sambas.”
  Selain melakukan sosialisasi TP4D dan memantau kinerja Kejari Sambas, Kajati juga menyaksikan langsung penandatanganan MoU Kejaksaan Negeri Sambas dan Pemerintah Kabupaten Sambas.

Perjanjian kerja sama itu antara lain memberikan pendampingan dan pendapat hukum jika Pemkab bersengketa. “Banyak hal yang perlu dilakukan bersama-sama antara lain dalam tindakan dekresi maka kita bisa memberikan masukan,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili mengatakan, kedatangan Kajati di Sambas akan mendorong daerah berkembang sesuai harapan.

“Ini pertanda bahwa akan terjalinnya komunikasi dan silaturahim ke depan. Supaya apa yang menjadi harapan kita bersama untuk membangun Kabupaten Sambas yang aman, damai, dan sesuai dengan harapan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Sambas  Arifidiar mengatakan tim pengawal dan pengamanan pemerintahan dan pembangunan daerah (TP4D) dapat dimaknai sebagai keinginan Kejaksaan yang langsung diimplementasikan.

“Kami yakin dan akan melaksanakan kerja sama dari segi data pemerintah daerah terbuka dengan pihak Kejaksaan. Dari segi bantuan hukum Kejaksaan juga mengutamakan preventif, semoga serapan anggaran dan pembangunan di Kabupaten Sambas tidak ada masalah,” kata Arifidiar. (noi)