Atbah Resmikan Pasar Tradisional Sambas

Sambas

Editor Kiwi Dibaca : 117

Atbah Resmikan Pasar Tradisional Sambas
persemian – Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili menandatangani prasasti Pasar Tradisional Sambas saat acara peresmian, Senin (4/3). Atbah berharap hadirnya pasar ini meningkatkan perekonomian di Sambas
 SAMBAS, SP - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili meresmikan Pasar Tradisional Sambas di Desa Pendawan Kecamatan Sambas, Senin (4/3). Kepada pedagang, Atbah berpesan agar mengedepankan pelayanan yang baik dan ramah, sehingga pasar ramai didatangi.

"Saya harap pedagang bisa melayani dengan sikap ramah, jujur serta menyenangkan konsumen," kata Atbah, Senin (4/3)

Atbah merasa bersyukur sudah meresmikan pasar yang terdiri atas dua lantai tersebut. Di lantai pertama terdapat kios pedagang buah-buahan, sedangkan di lantai atas terdapat kios kuliner.

"Kita ingin pasar rakyat ramai dikunjungi masyarakat, jangan sampai sepi setelah peresmian ini. Untuk itu dinas harus pandai mengupayakan agar pasar ramai, begitu juga pedagang harus kreatif agar pengunjung selalu ramai," katanya.

Sebab, dikatakan Atbah, jika tidak dikelola dengan baik, dalam era modern ini saingan sangat banyak, terutama pasar modern dan mall.

"Kita harus pandai mengelola pasar rakyat, belum lagi saingan pasar online di mana orang berbelanja tidak perlu ke pasar," jelasnya.

Atbah meminta Dinas Koperasi, UMKM, Industri dan Perdagangan (Diskumindag) Sambas berupaya menjadikan pasar rakyat maju dan menjadi sasaran pengunjung konsumen.

Kepala Diskumindag Sambas, Musanif mengatakan, pedagang yang menempati pasar berjumlah 35 pedagang. "lokasi penempatan pedagang menjadi dua tempat, di lantai atas dan bawah. Pedagang sudah mulai pindah kemari sejak 1 Maret," ungkapnya.

Musanif menuturkan, Pasar Tradisional Sambas dibangun dengan dua tahun anggaran. "Sejak tahun 2017 pembangunan pasar rakyat tradisional ini mulai kita bangun," tuturnya.

Ke depan, dikatakan Musanif pedagang kaki lima akan disediakan tempat khusus untuk berjualan. "Semoga pedagang bisa betah berjualan di pasar tradisional ini, sehingga bermanfaat untuk kesejahteraan perekonomian pedagang," pungkasnya

Pedangang kuliner yang menempati pasar tradisional Sambas, Mardiah sangat berterima kasih karena telah mendapatkan lapak yang baru. "Lapak tempat jualan saya baru dan ada lemari jualan yang dibuat sangat bagus, kalau mau beli sendiri pasti mahal, saya jualan makanan," katanya.

Ibu asal Desa Tanjung Mekar, Kacamatan Sambas ini juga berterimakasih atas kepedulian pemerintah kepada pedagang kaki lima. "Sudah sejak 2002, saya jualan di pasar, sekarang akhirnya dapat tempat baru, saya akan jaga kebersihannya," pungkasnya. (noi/jee)