Warga Keluhkan Sungai Sambas Keruh

Sambas

Editor Admin Dibaca : 194

Warga Keluhkan Sungai Sambas Keruh
KERUH – Tampak kondisi Sungai Sambas Kecil yang keruh. SUARA PEMRED/NURHADI
SAMBAS, SP - Warga Kecamatan Sambas yang tinggal di sekitar aliran Sungai Sambas Kecil mengeluhkan kondisi air sungai yang keruh dan berbau.

Selama dua hari terakhir air Sungai Sambas semakin keruh dan mengkhawatirkan. Hal ini sangat dikeluhkan warga yang tinggal di bantaran sungai. Seperti dikatakan Basri, warga Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Sambas, dia mengeluhkan air sungai yang semakin keruh dan berbau tersebut.

"Sangat keruh dan mengkhawatirkan, kami setiap hari memakai air sungai untuk mandi, kalau siang habis mandi rasanya tidak enak, karena airnya berlumpur keruh dan sepertinya menimbulkan gatal," kata Basri, Senin (18/3).

Pemuda Sambas, Febriansyah mengatakan, kondisi air Sungai Sambas yang keruh terus terjadi berulang-ulang karena diduga tindakan pencemaran terjadi di luar wilayah hulu sungai.

"Masalah ini sudah ada sejak Bupati sebelumnya, sulit diatasi karena hulu sungainya berada di Kabupaten Bengkayang, itulah mengapa dulu saat pemekaran wilayah, daerah seperti Seluas dan Ledo mestinya masuk ke Sambas, jika ditinjau dari sisi DAS dan dampaknya terhadap rakyat banyak," ungkapnya.

Dipaparkan dia, disebabkan hal tersebut, keruh dan tercemarnya Sungai Sambas membuat pemerintah daerah ‘gigit jari’, mendapat dampak namun tak bisa mengelak. Kepala sungainya yang diduga lokasi terjadinya pencemaran ada di Kabupaten Bengkayang, sedangkan masyarakat hanya bisa pasrah merasakan dampak pencemarannya.

“Tapi akan berbeda jika Pemda Sambas dan Bengkayang serta aparat kepolisian bekerja sama menumpas PETI di hulu sungai," pungkasnya. (noi/ang)