Jembatan Sungai Sambas Besar Dibangun Tahun Ini

Sambas

Editor elgiants Dibaca : 2068

Jembatan Sungai Sambas Besar Dibangun Tahun Ini
MUSRENBANG – Gubernur Kalbar Sutarmidji didampingi Bupati Sambas menghadiri Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sambas 2020, Senin (18/3). Dalam agenda tersebut Sutarmidji menyebutkan, pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) mulai di
SAMBAS, SP - Masyarakat Kabupaten Sambas mendapat kabar baik. Dalam Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sambas 2020 disebutkan, pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) mulai dikerjakan April 2019.

Gubernur Kalbar, Sutarmidji, yang hadir dalam Musrenbang tersebut mengatakan, dia sudah menemui langsung Presiden Joko Widodo untuk pembangunan jembatan.

Dan saat itu juga langsung dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan umum. "Awal April ini, saya akan meletakkan batu pertama pembangunan jembatan, mudah-mudahan bapak Menteri PU bisa hadir,” kata Midji, Senin (18/3). Untuk pembangunannya menggunakan sistem multiyears.

Hal ini dikarenakan pembangunan JSSB memerlukan waktu lebih dari setahun. "Pembangunan ini tidak mungkin selesai dalam satu tahun, untuk anggaran saya belum mengetahui secara rinci, namun yang pasti di atas Rp400 miliar, karena Jembatan Landak saja mencapai Rp600 miliar," ungkapnya.

Gubernur juga mengomentari persoalan pendidikan dan kesehatan di Sambas. Dirinya mengungkapkan, Kabupaten Sambas harus mengejar ketinggalan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Di mana IPM Sambas memiliki nilai 66 lebih dan ini juga sudah di atas rata-rata nilai provinsi. "Sambas harus mengejar ketertinggalan untuk IPM ini, sementara untuk infrastruktur Sambas selama empat tahun ini memiliki perubahan yang sangat besar, untuk kesehatan juga udah baik namun perlu ditingkatkan untuk pelayanannya, kalau infrastruktur kesehatan sudah baik," tuturnya.

Untuk pertanian Kabupaten Sambas menjadi gudang pangan Kalbar. "Saya maukan Sambas ini jadi gudang pangan di Kalimantan barat, kemudian perlu dikembangkan lagi pertaniannya seperti menanam beras merah, karena harganya mahal.

Pemerintah akan menyediakan bibitnya," tutup dia. Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili menyambut baik pembangunan yang dilakukan di Kabupaten Sambas oleh pemerintah provinsi, salah satunya pembangunan JSSB ini.

"Alhamdulillah pembangunan JSSB ini, dimulai tahun ini, jembatan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Sambas," ungkapnya. Atbah juga memohon dukungan dari Pemprov dalam pembangunan Jembatan Muare Ulakan, yang berada di depan Istana Sambas.

Ini bertujuan mendukung pengembangan kota pusaka dan pembangunan Pariwisata di Sambas, kemudian dia juga mengharapkan pembangunan jalan akses menuju Kebun Raya Sambas yang merupakan satu-satunya kebun raya yang ada di Provinsi Kalimantan Barat.

“Dan juga pembangunan bangunan pengaman pantai di sepanjang pantai yang memiliki tingkat abrasi yang tinggi," tutupnya. Masyarakat kecamatan Tekarang, Parjo Stepano mengungkapkan kegembiraannya atas rencana pembangunan JSSB.

"Jembatan ini sangat diinginkan oleh kami masyarakat yang tinggal di seberang, jembatan ini akan menghubungkan kecamatan-kecamatan di Sambas," ungkapnya.

Parjo berharap pembangunan JSSB berjalan lancar agar masyarakat bisa langsung menggunakan jembatan tersebut. "Tentu dengan adanya jembatan ini sangat memudahkan kami dalam berpergian, berusaha dan tidak khawatir saat menyeberang, karena selama ini selain menggunakan feri, kita juga menggunakan perahu, jika musim penghujan kita jadi khawatir saat menyeberang," pungkasnya. (noi/ang)

Disambut Syukur Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas Misni Safari SP menyambut baik kegiatan pembangunan JSSB dan ini harus di syukuri oleh masyarakat. "Kita sangat menyambut baik ada rencana untuk pembangunan jembatan, ini meski  disambut dengan sukacita dan rasa syukur oleh masyarakat," tuturnya.

Jembatan ini merupakan harapan dan kebutuhan seluruh masyarakat bukan hanya untuk masyarakat Jawai dan sekitarnya. Dia menilai, dengan adanya jembatan ini, sangat memudahkan untuk masyarakat dalam berusaha, bepergian dan lainnya artinya manfaat pembangunan jembatan ini sangat banyak sekali.

”Kita sebagai masyarakat Sambas mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi, pusat dan seluruh stekholder yang berjuang untuk mewujudkan jembatan ini," tutupnya. (noi/ang)