Senin, 16 Desember 2019


Kasus Kekerasan Anak Alami Kenaikan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 136
Kasus Kekerasan Anak Alami Kenaikan

Stop Kekerasan – Warga menunjukan poster berisi ajakan untuk tidak melakukan kekerasan terhadap anak. Kasus kekerasan anak di Sambas, terus mengalami peningkatan. Semua pihak diajak bersama untuk mengatasi kondisi ini.

SAMBAS, SP - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sambas perlu segera dilakukan perhatian serius oleh semua pihak karena kasusnya terus mengalami peningkatan.

“Kekerasan seksual masih tinggi mencapai 38 persen, KDRT 28 persen, masalah hukum 23 persen dan traficking 11 persen,” kata Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili dalam seminar Keluarga Sakinah di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, kemarin.

Menurut Atbah, solusi terbaik memerangi hal itu adalah dengan menghadirkan lingkungan keluarga yang sakinah yang memiliki makna kedamaian, tenang, tentram, dan aman. 

“Ulama Ibnu Taimiyah menjelaskan makna sakinah adalah jannah. Yakni ketenangan, keteduhan, bahagianya hati kita, apa dan dimana pun. Apapun yang kita hadapi, hati kita tetap tentang,” ujar Abah.

Atbah yakin, program keluarga sakinah, adalah jembatan menuju penuntasan angka kriminalisasi atau kekerasan terhadap perempuan dan anak. Keluarga sakinah adalah pondasi mewujudkan masyarakat Sambas berakhlakul karimah unggul dan sejahtera. 

“Keluarga sakinah yang kita harapkan adalah kebahagiaan dalam keluarga yang menghadirkan ketenangan hati dan jiwa. Sehingga membentuk karakter keluarga yang unggul dan sejahtera,” imbuh Atbah.

Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar, Eka Nurhayati Ishak menyebutkan, Sambas merupakan kabupaten yang tingat kekersan anaknya cukup tinggi di Kalbar.

"Ada 23 Kasus di Sambas, ini menunjukkan angka tertinggi, laporan masuk yang kami terima melalui  pengaduan resmi, pengaduan dari medsos, email, WA, FB dan IG. Serta temuan lansung di TKP berdasarkan informasi masyarakat," ungkapnya.

Setiap laporan, kata Eka, selalu dilakukan pengecekan ke lapangan dan KPPAD berusaha untuk memberikan bantuan maksimal.

"Kita lakukan pengecekan langsung pada tiap laporan di lapangan dan memberikan bantuan kepada korban sebaik mungkin," ungkapnya. (noi/jee)