Kamis, 19 September 2019


Atbah Motivasi Pemuda Tentang Kepemimpinan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 109
Atbah Motivasi Pemuda Tentang Kepemimpinan

Beri motivasi – Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili memberikan motovasi kepada pemuda tentang kepemimpinan. Atbah meminta pemuda untuk selalu optimis dalam menjalani hidup.

SAMBAS, SP – Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili memberikan motivasi membangun karakter kepemimpinan kepada generasi muda, di Aula Wakil Wali Kota Pontianak, kemarin.

Bupati berbagi tips menjadi pemimpin. Menurut dia, ada hal dasar yang dapat dipupuk generasi muda mewujudkan jiwa kepemimpinan dalam diri. 

“Yang utama adalah bangun cita-cita menjadi pemimpin. Gantungkan cita-cita setinggi sidratul muntaha,” ujar Atbah.

Menjadi pemimpin lanjut Atbah, hal dasar yang harus diperhatikan adalah karakter baik. Pemimpin, kata Atbah haruslah merupakan orang yang baik.

“Pemimpin orang baik, memiliki kejujuran, amanah, karena itu dasar untuk calon pemimpin,” tutur dia. 

Hal kedua yang dipaparkan Atbah adalah memperhatikan akhlak. Dengan akhlak mulia akan memberikan banyak kemudahan. 

“Dengan akhlak yang baik dan mulia, memberikan kemudahan dalam berkomunikasi untuk menghormati, menghargai dan menghadirkan rasa cinta kepada semua orang. Jangan sampai ada sikap membenci,” ungkap dia. 

Hal lain yang tidak kalah pentingnya jelas Atbah berhubungan dengan kapasitas dan kapabilitas. Generasi muda pinta dia, harus terus mengembangkan potensi keilmuan diri. 

“Kembangkan kapasitas, kapabilitas keilmuan. Tidak hanya keilmuan yang bersifat teoritis, tetapi harus keilmuan yang aplikatif. Jika hanya hebat dalam keilmuan yang teoritis, percuma,” ingat dia. 

Muara dari itu, semua tegas Atbah bagaimana baiknya menjalin komunikasi dengan masyarakat. Atbah berpesan generasi muda dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan adalah keimanan.

“Perkuat keimanan. Karena dunia pemimpin itu dekat dengan fitnah. Insyaallah dengan keimanan, bisa melalui fitnah dengan baik. Ini bukan soal kita takut dengan fitnah, tetapi tentang kita menyikapi fitnah,” ingat Bupati. (noi/jee)