Kamis, 12 Desember 2019


Pemkab Sambas Gelar Ramah Tamah

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 162
Pemkab Sambas Gelar Ramah Tamah

RamahTamah – Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono memberikan sambutan dalam acara tamah tamah yang digelar Pemkab Sambas memperingati hari jadi Sambas ke-388 dan perpindahan Sambas ke-20.

SAMBAS, SP – Pemkab Sambas menggelar ramah tamah dengan Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono dan pangdam XII/Tanjungpura, Herman Asaribab dalam rangka peringatan hari jadi Sambas ke-388 dan perpindahan Sambas ke-20, di aula Kantor Bupati Sambas, kemarin

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili mengatakan, Sambas merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Sehingga perhatian pemerintah fokus ke Sambas.

"Tidak kurang 2,5 jam perjalanan, kita sudah berada di tengah Kota Kuching, Malaysia. Di Kecamatan Sajingan juga ada PLBN yang megah dan menjadi kebanggaan kita," kata Atbah.

Berbatasanya Sambas dengan Malaysia membuat banyak warga Sambas yang saat ini bekerja di Malaysia.
"Tak kurang dari 80 ribu warga Sambas bekerja di Kuching, Malaysia," jelas Atbah.

Atbah mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalbar dan pemerintah pusat karena akan mewujudkan Jembatan Sungai Sambas Besar di Sambas pada 2020.

"Semoga titik yang sudah ditentukan bisa ditetapkan sampai dengan pembangunannya nanti," harapnya.
Gubernur Kalbar, Sutarmidji meyakinkan, Kalbar akan semakin maju dan mengejar ketertinggalan pembangunan. Pasalnya pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan dan kesehatan akan dimaksimalkan.

"Gedung Rumah Sakit Soedarso menjadi enam tingkat dan pembangunan SMA unggulan di Mempawah juga sudah selesai, kemudian menyusul pembangunan SMK unggulan di Bengkayang, Sanggau dan landak," ungkapnya.

Untuk pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar menurut Midji sudah masuk tahap penganggaran. "Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar tahun depan sudah dianggarkan uang mukanya dan anggaran pembangunannya hampir Rp1 triliun, setelah Infrastuktur jalan selesai, maka percepatan ekonomi juga meningkat dan menjadikan Sambas gudangnya birokrat yang mampu bersaing," tuturnya.

Kemudian disampiakan Sutarmidji, tahun depan anggaran provinsi akan terakses secara online. Selain itu program desa mandiri di Kalbar juga akan dimaksimalkan.

"Dari satu desa mandiri yang ada saat ini akan dimaksimalkan menjadi 60 desa mandiri," tuturnya.
Sementara Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono menuturkan selain memperingati hari jadi Sambas dan perpindahan Sambas, kedatangannya dalam acara ini juga untuk memantau dan memberikan masukan terkait kesejahteraan dan keamanan.

“Sambas merupakan tempat kelahiran saya. Saat ini saya masih dengar ada warga yang keluar masuk tanpa dokumen, maka kita imbau agar ke perbatasan harus ada dokumen dari Imigrasi,” imbaunya. (noi/jee)