Kamis, 19 September 2019


KPU Tetapkan Perolehan Kursi DPRD Sambas

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 144
KPU Tetapkan Perolehan Kursi DPRD Sambas

PLENO TERBUKA – Ketua KPU Sambas, Sudarmi memimpin rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi di DPRD Sambas, Selasa (20/7). Sebanyak 45 orang Caleg terpilih nantinya akan dilantik pada Oktober 2017.

SAMBAS, SP - KPU Sambas menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi Parpol Peserta Pemilu dan Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Sambas di Hotel Pantura Sambas, Selasa (30/7).

"Kegiatan ini tahapan terakhir dari sekian banyak tahapan Pemilu 2019 di Sambas, sebelum tahap evaluasi dan pelantikan," kata Ketua KPUD Sambas, Sudarmi.

Jalannya Pemilu 2019 di Sambas, dikatakan Sudarmi cukup rumit, namun semua berlangsung aman dan lancar. Rapat pleno penetapan, kata dia sempat diundur karena ada proses sidang di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami melaksanakan rapat pleno sesuai PKPU Nomor 5 Tahun 2019. Sebelumnya (pleno) akan dilaksanakan, namun kita harus menunggu surat fisik dari KPU RI, maka baru bisa dilakukan hari ini," ungkapnya.

Sebanyak 45 Caleg terpilih akan dilantik pada Oktober 2019. Setelah itu, tahap selanjutnya penyerahan berkas hasil Pemilu oleh KPU ke Pemkab Sambas. 
“Kemudian kita lakukan evaluasi dan pelantikan anggota DPRD yang baru pada Oktober 2019," tuturnya.

Kepada calon anggota DPRD terpilih, Sudarmi mengingatkan mereka segera menyerahkan Laporan Harta dan Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) sebelum waktu pelantikan digelar.

"Masih ada dua Caleg terpilih yang belum menyampaikan LHKPN. Sesuai aturan, batas waktunya tujuh hari setelah ditetapkan. Jika tidak menyerahkan, mereka tidak dilantik," tegasnya.

Ketua DPRD Sambas, Arifidiar mengatakan, pada dasarnya semua kegiatan memerlukan panitia, dan dalam konteks Pemilu, panitianya adalah KPU. 

"Pemilu juga begitu, secara legal standing diberikan wewenang ke KPU, bahasa mudahnya KPU ini panitia yang berkewajiban untuk menyukseskan Pemilu," katanya.

Arifidiar menilai, semua tahapan Pemilu di Sambas berjalan baik. Hal ini senada dengan keinginan masyarakat Sambas untuk melaksanakan Pemilu dengan aman dan damai. 

Partai Golkar, kata Arifidiar telah melakukan upaya maksimal dalam Pemilu legislatif di Sambas, dengan menempatkan enam kadernya sebagai wakil rakyat Sambas. 

"Sebagai peserta, Partai Golkar tentu punya tekat ingin jadi pemenang dan ada target. Saya yakin partai lain juga sama," katanya. 

"Alhamdulillah target kita bisa sampai kursi pimpinan dan memperoleh enam kursi, dan masuk dua atau tiga besar jumlah suara terbanyak. Itu artinya kita masih diinginkan masyarakat Sambas sebagai penyambung suara rakyat," pungkasnya. (noi/jee)