Kamis, 19 September 2019


Puncak Ibadah Haji Sudah Selesai

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 89
Puncak Ibadah Haji Sudah Selesai

JELANG PULANG - Jamaah haji asal Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Alhamdulillah. Jamaah haji asal Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, kini tengah mempersiapkan diri untuk kembali ke kampung halaman. Jumlah jamaah haji Sambas tak berkurang sejak keberangkatan, 450 jamaah. Meski begitu, tim  pembimbing ibadah haji mengingatkan jamaah mematuhi aturan membawa barang dalam penerbangan internasional menuju kembali ke Tanah Air.

Para jamaah haji di kloter 10 Kabupaten Sambas mulai mempersiapkan diri untuk kembali ke Tanah Air. Ketua Kloter 15 Husban mengatakan, puncak ibadah haji sudah selesai dan sebelum kembali ke Tanah Air, para jamaah hanya tinggal melaksanakan umrah sunat mandiri.

“Puncak ibadah sudah selesai dan jamaah sudah mempersiapkan diri untuk pulang. Saat ini, jamaah kita Sambas, mengerjakan ibadah baik wajib maupun sunnah terutama di Masjidil Haram. Umrah sunat mandiri dikoordinir oleh TPIH dan TPIHD Kloter 15 BTH khusus Sambas. Untuk ini diprioritaskan bagi jamaah yang sehat,” ujarnya saat dihubungi di Mekkah, Kamis (22/8).

Husban menambahkan, jumlah jamaah haji asal Kabupaten Sambas berjumlah 450 orang dalam keadaan utuh.
Persiapan untuk kembali ke Sambas, katanya, yakni tetap mengimbau jamaah menjaga kesehatan.

“Persiapan tersebut antara lain memberikan imbauan kepada jamaah, untuk menjaga kesehatannya masing-masing dan mengurangi kegiatan yang tidak perlu di luar karena masa pemulangan tidak lama lagi,” katanya.

Husban juga mengimbau kepada para jamaah haji untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang dalam penerbangan internasional dalam perjalanan kembali ke Kabupaten Sambas.

“Salah satunya adalah tidak membawa air zamzam di dalam koper berukuran besar. Mari kita ikuti aturan yang ada. Kita berharap semua proses bisa berjalan lancar hingga ke Tanah Air," jelas dia.

Sebelumnya, Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili meminta jamaah haji asal Sambas ketika tiba di Tanah Air bisa menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Seorang haji diyakini sebagai sosok manusia yang telah bersih jasmani dan rohani serta memiliki sifat kasih sayang. Jadi kita harapkan seseorang yang sudah menunaikan ibadah haji menjadi suri tauladan di masyarakat,” kata dia.

Ia menjelaskan dengan bertambahnya masyarakat yang menunaikan ibadah haji sehingga bisa berkorelasi terhadap peningkatan kualitas keagamaan di Sambas.

"Kita mempunyai harapan besar pada para jamaah haji kali ini menjadi masyarakat yang religius dan bisa mengamalkan ajaran Islam dengan baik. Sehingga dapat membantu pemerintah daerah mencapai masyarakat berakhlakul unggul dan sejahtera," harapnya. (dedi/antara/has)