Sabtu, 21 September 2019


Kepala Seksi di Kantor Camat Semparuk Ditangkap

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 152
Kepala Seksi di Kantor Camat Semparuk Ditangkap

Ditangkap – Polisi membawa Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kantor Camat Semparuk, RS yang diduga melakukan pungutan liar di pangkalan elpiji, Rabu (11/9). Polisi masih melakukan pengembangan kasus ini. Ist

SAMBAS, SP – Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kantor Camat Semparuk, RS ditangkap Satgas Saber Pungli Polres Sambas, karena diduga melakukan pungutan liar terhadap pengusaha pangkalan elpiji, Rabu (11/9).

Kasatreskrim Polres Sambas, AKP Prayitno mengatakan, RS saat ini telah dibawa ke Mapolres Sambas.

"Saat ini masih dilakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap terduga dan orang-orang yang bisa memberikan keterangan atau memperjelas duduk perkaranya," kata Prayitno.

Prayitno menyebutkan, ia belum dapat memberikan informasi lengkap terkait penangkapan yang dilakukan pihaknya terhadap RS.

 "Belum bisa kita paparkan lengkap, nanti dari hasil penyelidikan dan penyidikan akan kita sampaikan secara lengkap, kita masih lakukan pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti," jelasnya.

Menyikapi kasus ini, Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili mengatakan akan menyerahkan penangannnya ke pihak kepolisian.  

"Jika terkait pelanggaran hukum, tentu menjadi ranah aparat penegak hukum, semoga menjadi pelajaran untuk semua agar taat hukum dan aturan, dan kita harus menghormati proses hukum," kata Atbah.

Atbah juga mengatakan akan datang ke kecamatan-kecamatan di Sambas untuk mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan staf di kecamatan.

"Kami akan segera turun ke tiap kecamatan untuk memberikan peringatan agar sebagai pelayan masyarakat tertib dan berakhlak mulia," tegasnya.

Satu di antara petugas di Kantor Kecamatan Semparuk yang enggan disebutkan namanya tidak menyangka adanya operasi tangkap tangan kasus pungutan liar, oleh kepolisian terhadap RS.

"Saya secara pribadi kenal dengan beliau, ia sosok yang baik, tidak menyangka ditangkap polisi kasus pungli," ungkapnya.

Menurutnya  penangkapan RS tidak dilakukan di Kantor Camat Semparuk, melainkan di lokasi lainnya.

"Tadi pagi saya masih sempat bertemu dengannya dan tidak ada polisi yang datang ke Kantor Camat, mungkin ditangkap di lokasi pungli, di pangkalan itu," katanya.

Situasi di Kantor Camat pasca penangkapan RS, menurutnya juga terlihat tenang. Tidak ada kehobohan di kalangan pegawai meskipun para pegawai sudah mengetahui penangkapan RS.

"Sepertinya tadi di kantor camat orang- orang sudah tahu, tapi ya cuma kasak-kusuk begitu, tidak heboh," pungkasnya. (noi/jee)