Minggu, 20 Oktober 2019


Pemuda Diharap Garda Depan Tangkal Perpecahan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 61
Pemuda Diharap Garda Depan Tangkal Perpecahan

Deklarasi – Seremoni Sosialisasi Pemuda Anti Tawuran (Pantaw) yang gelar oleh DPD KNPI Sambas di aula DPRD Sambas, kemarin. Ist

SAMBAS, SP - Asisten Deputi Peningkatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dan Iman dan Taqwa (Imtak) Pemuda, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementrian Pemuda dan Olahraga, Hamka Hendra Noer berharap Pemuda Sambas menjadi garda terdepan menciptakan situasi persaudaraan dan menangkal perpecahan.

"Saya berharap pemuda menjadi instrumen untuk bisa menjadi garda depan serta inisiator melahirkan hal-hal yang positif," katanya di Sosialisasi Pemuda Anti Tawuran (Pantaw) yang gelar oleh DPD KNPI Sambas di aula DPRD Sambas, kemarin.

Salah satu konsep agenda Pantaw bertujuan menghindari perpecahan atau pergesekan antar pemuda. Program tersebut merupakan program pemerintah pusat dan dijalankan di Sambas, yang merupakan salah satu dari enam daerah yang dipilih pemerintah pusat.

"Sambas kami menilai punya potensi kerawanan gesekan antar pemuda, meski kemungkinannya kecil, namun kita harus antisipasi," ujarnya.

Asisten Bupati Sambas, Yusran pada kegiatan tersebut mengharapkan pemuda Sambas menjadi yang terdepan memberantas peredaran narkoba.

"Pemuda harus berinovasi memajukan daerah, sehingga visi-misi Sambas yang unggul sejahtera dan berakhlakul karimah bisa terwujud," katanya.

Ketua DPD KNPI Sambas, Nugra Irianta Denasurya mengakui potensi gesekan pemuda di Sambas ada meskipun tidak besar. Hal tersebut dapat dilihat di media sosial.

"Banyak komentar-komentar terutama di sosial media yang saling singgung," jelasnya.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan, Nugra berharap agar tidak ada kejadian tawuran di Sambas. Nugra mengajak pemuda untuk menyalurkan energi yang dimiliki ke arah hal yang positif.

"Bisa disalurkan ke olahraga atau hal yang positif lain seperti mengaji, tilawah dan yang lain-lain," sarannya. (noi/jee)