Rabu, 11 Desember 2019


Forkopincam Tebas Gelar Opersi Pekat

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 40
Forkopincam Tebas Gelar Opersi Pekat

Terjaring Razia – Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili berbicara dengan pasangan yang terjaring Operasi Pekat yang digelar beberapa waktu lalu. Operasi Pekat akan terus dilakukan untuk menekan tindakan yang melanggar hukum. ist

SAMBAS, SP - Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Tebas yang terdiri dari, Danramil, Polsek Tebas dan unsur kecamatan menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat) Minggu (17/11). 

Operasi menyasar sejumlah tempat di Kecamatan Tebas yang disinyalir menjadi tempat dilakukannya penyakit masyarakat. Razia tim gabungan berhasil mengamankan sejumlah pemuda yang sedang mengkonsumsi minuman keras.

Camat Tebas, Marianis Majri mengatakan, operasi gabungan sebagai upaya menjaga situasi di Kecamatan Tebas agar selalu kondusif.

“Kegiatan serupa sudah juga dilakukan sebelumnya. Operasi ini merupakan bentuk sinergitas Forkopincam Tebas untuk mengantisipasi penyakit masyarakat,” ujar Marianis, kemarin.

Upaya memerangi penyakit masyarakat akan terus dilakukan bersama Forkopimcam serta dengan dukungan seluruh masyarakat di Kecamatan Tebas.

Selain itu, peran orang tua, kata Marianis sangat penting untuk menjaga anak mereka tidak terlibat dalam penyakit masyarakat. Orang tua harus lebih mengawasi intens anak mereka dan tahu ke mana tujuan anak ketika keluar dari rumah.

“Kami minta dukungan orang tua agar mengawasi anak-anaknya dan mengingatkan untuk selalu melakukan hal positif, dan menjauhi perbuatan yang melanggar norma agama dan hukum,” pinta Marianis.

Anggota DPRD Sambas asal Kecamatan Tebas, Bagus Setiadi mengapresiasi dilaksanakannya Operasi Pekat yang dilakukan unsur Forkopimcam. Menurut dia upaya ini sudah selayaknya dilakukan di tiap kecamatan untuk menekan tindak kejahatan.

"Kita bersyukur adanya kegiatan razia Pekat, ini adalah satu di antara tindakan tegas untuk memberantas penyakit masyarakat di Tebas," ungkapnya, Senin (18/11).

Kegiatan ini kata dia sangat perlu untuk terus dilakukan di tingkat kecamatan agar hasil yang diharapkan dapat tercapai.

"Razia pekat jangan menunggu gerak dari Pemkab. Tiap kecamatan mesti melakukan secara rutin, ini efektif menekan tindakan yang bisa menjadi pemicu tindakan melawan hukum lainnya," jelasnya.

Bagus juga berharap para penjual atau pedagang untuk tidak menjual minuman keras dan dagangan lainnya yang dilarang.

"Jangan ada yang menjual Miras di manapun karena berbahaya bagi kita semua, terutama generasi muda," tukasnya. (noi/jee)