Minggu, 15 Desember 2019


Di Entikong, PT PLN Gandeng Perusahaan Listrik Malaysia

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1046
Di Entikong,  PT PLN Gandeng Perusahaan Listrik Malaysia

ILUSTRASI (ekonomi.metrotvnews.com)

SANGGAU, SP - PT PLN menggandeng Sesko, Perusahaan Listrik Malaysia untuk memenuhi ketersediaan listrik di kawasan perbatasan Entikong.  Saat ini terdapat dua travo. Travo pertama untuk Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dengan kapasitas 1.000 KVA dan travo kedua milik Sesko sebesar 2 MVA yang sedang dalam proses perbaikan.

"Sementara daya yang dimiliki PLBN sebesar 865,” kata Manager PT PLN (Persero) Cabang Sanggau, M Abdul Bashir didampingi Asisten Manager Bidang Perencanaan, Mukhlis dan Asisten Manager Bidang Pelayanan dan Administrasi, Yuriza saat ditemui dikantornya.


Bashir menuturkan saat ini PT PLN sedang melakukan proses pengadaan listrik 2 MW yang rencananya akan dikirim ke PLTD di Desa Engkahan, Kecamatan Entikong.
“Kondisi listrik kita sekarang pas-pasan di sana. Kalau mau nambah daya untuk masyarakat masih belum sanggup,” ujarnya.

Bashir mengungkapkan Sesko yang ada sekarang baru 1,2 MW. Rencananya mau menambah 2 MW, tapi masih dalam proses. Jika dihitung, 2 MW itu diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga di perbatasan.
“Kalau untuk rumah tangga dengan daya 900-1.300 itu sekitar 2.000 an pelangganlah,” terangnya.

Tidak hanya itu, PLN juga akan membangun jaringan listrik sebesar 2 MW di sepanjang jalan Pararel Badau. “Karena di sana juga rencananya akan dibangun kawasan industri. Jadi kita realisasikan bertahap, tapi kalau realisasinya kita belum tahu untuk progress yang sudah jelas itu di Entikong,” ungkapnya.

Disinggung terkait sering biarpetnya listrik di Sanggau, Bashir tidak membantah hal itu. Ia menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya pemadaman.

“Kami ada datanya dan penyebabnya banyak, mulai dari masalah pembangkit sampai ke masyarakat. Yang sering pada Maret, ada empat  kali kabel di bawah tanah kami putus akibat galian proyek jalan. Minggu terakhirnya ini sering mati juga akibat hujan dan badai di Sanggau,” terangnya.


Bashir menerangkan, untuk memenuhi kebutuhan Sanggau, PT PLN memiliki dua sumber energi. Pertama PLTU Sungai Batu dengan kapasitas 14 MW dan PLTD Semboja 14 MW.
“Yang terpakai itu 22 MW. Kita masih surplus sekitar 1,8- 2 MW,” tuturnya. (pul/bah/sut)