Pangdam Tinjau Lokasi Panen Raya Bakal Dikunjungi Presiden

Sanggau

Editor Admin Dibaca : 736

Pangdam Tinjau Lokasi Panen Raya Bakal Dikunjungi Presiden
KUNJUNGAN PANGDAM – Panglima Kodam (Pangdam) XII/Tpr Mayjend Andika Perkasa (tengah) dan Bupati Sanggau Paolus Hadi di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kamis (28/9). (Jul/SP)
SANGGAU, SP – Panglima Kodam (Pangdam) XII/Tpr, Mayjend Andika Perkasa didampingi Danrem 121/ABW, Kolonel Inf Bambang Ismawan meninjau lokasi yang akan dikunjungi Presiden RI, Joko Widodo di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kamis (28/9).

Rencananya, kedatangan Jokowi ini guna melakukan panen raya, sekaligus penandatanganan kerjasama ekspor beras ke Malaysia pada 21 Oktober mendatang.

Kedatangan Pangdam beserta jajarannya disambut Dandim 1204/Sgu, Letkol Inf Herry Purwanto dan Bupati Sanggau, Paolus Hadi. Hadir Ketua DPRD Sanggau, Jumadi, Kapolres Sanggau, Kajari Sanggau, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Kadishangpang Hortikan) Sanggau, Jhon Hendri serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Sanggau lainnya, Camat Kembayan, Kepala Desa Tunggal Bhakti.

Pangdam menjelaskan, pihaknya punya tanggung jawab pengamanan. Tapi pihaknya tentu punya keterkaitan dengan instansi yang punya kepentingan juga. Misalnya, Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian.

“Tapi kita yang sudah cukup kenal Presiden, biasanya menambah titik kegiatan dari yang memang sudah diusulkan. Ini kan sudah diusulkan dari Kementerian Pertanian mungkin juga dari bupati, tetapi selain itu ada titik kegiatan lain. Nah itu yang kita berusaha antisipasi,” kata Pangdam kepada wartawan di Kantor Desa Tunggal Bhakti, Kamis (28/9).

Menurut Mantan Komandan Paspampres itu, hal-hal seperti itu yang perlu diantisipasi agar selalu siap. “Ketika yang kita siapkan itu tidak jadi, ndak apa-apa. Tapi kalau tidak kita siapkan, tahu-tahu beliau meminta kegiatan tambahan, waduh jadi ndak bagus,” ucap Andika.

Rencana pembagian sertifikat tanah sebagai acara tambahan, menurut Pangdam, hal itu masih sebatas usulan sebagai langkah antisipasi. “Tapi kalau pemberian sertifikat itu sepertinya bisa, sangat mungkin (dilakukan),” ujarnya.

Jenderal bintang dua itu menambahan, kegiatan Presiden di Kalbar cukup padat. Bukan hanya peringatan Hari Pangan Sedunia di Sanggau, meski itu yang utama. Ada juga usulan dari Kementerian PU, melihat perkembangan pembangunan jalan pararel perbatasan.

“Itu beliau pasti ke situ. Apakah di sekitar sini (Sanggau), Temajo, Aruk, nah itu yang akan kami telusuri untuk mengantisipasi titiknya di mana. Itu usulan dari Kementerian PU,” beber Pangdam.

Ada pula usulan dari Kementerian PU untuk ground breaking pelabuhan di Mempawah. “Terus usulan juga dari Pelindo yang sangat memungkinkan untuk Jembatan Kapuas III di Wajok. Terus Kementerian Pertanian dengan acara panen dan ekspornya. Peresmian Bandara Supadio juga dari BUMN,” tambahnya.

Khusus untuk peringatan HPS, terutama rencana ekspor, Pangdam yakin semua dapat dipersiapkan dengan baik. Hanya saja yang masih menjadi kendala adalah bussines to bussines. “Kalau goverment to goverment, sudah tidak masalah,” kata Pangdam menegaskan. (jul/lis)