Peluncuran Ekspor Beras ke Malaysia Tetap Jalan

Sanggau

Editor Tajil Atifin Dibaca : 516

Peluncuran Ekspor Beras ke Malaysia Tetap Jalan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau, Jhon Hendri
SANGGAU, SP – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan berkunjung ke Kabupaten Sanggau, tepatnya di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan pada 21 Oktober 2017. Dalam kunjungannya itu, Jokowi juga dipastikan akan melaunching atau meluncurkan ekspor beras ke Malaysia.  

“Rencana launching beras yang dilakukan Pak Jokowi tetap berlanjut sesuai rencana. Kepastian itu diperoleh berdasarkan hasil rapat di Pontianak belum lama ini,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau, Jhon Hendri dihubungi Suara Pemred, Rabu (11/10).
 

Menurut Jhon Hendri, pihak Malaysia memberikan kuota 20 persen dari total kebutuhan beras mereka kepada Indonesia atau sekitar 1.600 ton per tahun. Tentu beras yang akan diekspor itu harus memenuhi standar kualitas berasnya.   “Beras premium syarat butir patahnya lima persen. Artinya tidak banyak hancur berasnya,” jelasnya.  

Kabupaten Sanggau terletak di wilayah perbatasan Indonesia - Malaysia dan ekspor sendiri akan dilakukan melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong. Eskpor beras ini merupakan kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian.  

Jhon Hendri berharap Sanggau memanfaatkan kesempatan ini untuk ikut berpartisipasi dalam ekspor beras tersebut.   “Sanggau juga harus ikut ekspor. Dan dari jumlah tidak ada persoalan karena Sanggau sudah mengalami surplus beras. Tinggal mempersiapkan kualitas yang harus disesuaikan dengan kebutuhan di Malaysia,” ujarnya.  

Disinggung panen padi? Jhon Hendri mengatakan akan dilakukan di Desa Tunggal Bhakti di areal seluas 100 hektare. Padi yang akan dipanen Presiden itu ditanam menjelang Lebaran lalu dan sesuai perkiraan pada 21 Oktober sudah siap panen. (jul)