Senin, 23 September 2019


Penderita TBC di Sayan Mengkhawatirkan

Editor:

Tajil Atifin

    |     Pembaca: 727
Penderita TBC di Sayan Mengkhawatirkan

Lokakarya: Pelaksanaan Lokakarya Lintas Program di Puskesmas Sayan mengangkat sejumlah permasalahan kesehatan di Kecamatan Sayan. Salah satunya penyebaran TBC

NANGA PINOH, SP – Puskesmas Kecamatan Sayan mencatat hingga Oktober 2017, jumlah penderita Tuberculosis (TBC) positif di wilayah tersebut mencapai 27 kasus. Kepala Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sayan, H. Sopian memaparkan, 27 warga yang mengidap TBC terdiri dari orang dewasa dan anak-anak. Seluruh penderita tersebut saat ini telah menjalani pengobatan di Puskesmas Sayan.

“Kemungkinan ada warga yang menderita TBC yang berobat di tempat lain, atau memang belum sama sekali berobat ke Puskesmas Sayan atau ketempat lain,” katanya saat Lokakarya Lintas Program di Puskesmas Sayan, Rabu (11/10) lalu.

Sopian menambahkan, pihaknya saat ini mengalami kendala untuk memberantas penyakit TBC, selain karena penderita yang tidak rutin melakukan pemeriksaan dan konsumsi obat, juga terkendala kekurangan tenaga medis untuk penanganan penyakit
“Dokter di Puskesmas Sayan hanya satu orang, yakni dokter umum saja. Karena itu, perlu tambahan tenaga kesehatan, serta penyediaan obat-obatan dari Dinas Kesehatan,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Melawi, Ahmad Jawahir menegaskan, pihaknya akan memberi perhatian serius terhadap warga yang menderita penyakit TBC. Dia menegaskan, hal ini akan dilaporkan ke Pemprov Kalbar guna meminta bantuan penanganan.

“Ini persoalan serius. Harus lebih pro aktif menangani penyakit TBC ini. Saya mengimbau warga rutin melakukan pemeriksaan, terlebih kepada keluarga yang sudah mengidap penyakit TBC positif,” jelasnya.


Tuberkulosis adalah penyakit menular yang masih menjadi perhatian dunia. Hingga saat ini, belum ada satu negara pun yang bebas dari penyakit menular tersebut. Angka kematian dan kesakitan akibat kuman Mycobacterium Tuberculosis ini pun tinggi.
“Bagi yang positif mengidap TBC, memang harus rutin meminum obat. Karena TBC ini bisa disembuhkan,” jelasnya. (eko/jee)      


  • tbc
  •