Wabup Minta Korpri Kompak

Sanggau

Editor Kiwi Dibaca : 413

Wabup Minta Korpri Kompak
Yohanes Ontot
Sanggau, SP – Korpri bisa menjadi agen perubahan bangsa yang lebih baik, bisa memiliki pengaruh besar pada bangsa ini. Wajar saja, Wakil Bupati (Wabup) Sanggau, Yohanes Ontot meminta mereka harus kompak.  

“Korpri harus kompak, bergandengan tangan dan bersatu. Memegang teguh sumpah jabatan dan panca prasetya Korpri. Kalau itu dihayati betul, maka dia akan menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara ini,” kata Ontot saat peringatan HUT Korpri ke-46 di Kantor Bupati Sanggau, Jumat (24/11).  

Pemerintah, ditegaskan Wabup, sangat memperhatikan kesejahteraan pegawai, terutama dari sisi gaji dan penghasilan lainnya yang sah sesuai aturan. Diberikan sesuai tingkatan dan golongannya, termasuk guru.  

“Itu yang sudah kita upayakan,” ujar Ontot.   Sebagai ASN, Wabup mengingatkan, wajib memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, yang memang membutuhkan urusan di setiap bidang masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).   Pegawai, lanjut Wabup yang sudah tidak lagi berstatus PNS ini, tidak bisa menganggap dirinya hadir hanya sekadar pegawai yang memenuhi kebutuhan hidupnya, tapi harus untuk melayani.    

“Jadi ASN untuk melayani, bukan dilayani,” ucapnya.
  Mengisi peringatan HUT Korpri tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sanggau menggelar berbagai perlombaan. Di antaranya senam massal maumere, tarik tambang dan senam kreasi lagu doleng donado/onih agah, kegiatan donor darah dan makan berami.  

PMI Kabupaten Sanggau juga tidak mau ketinggalan memeriahkan peringatan HUT ini, yakni menggelar donor darah.   Ditemui usai mendonorkan darahnya, Yuliana Masut (45) mengatakan, donor darah menjadi keinginannya agar tubuh menjadi sehat.   “Manfaatnya juga untuk orang banyak, menyumbang walau lewat darah,” ucapnya.  

Ibu rumah tangga ini bercerita, donor darah ini telah dilakukannya sebanyak tiga kali. Ia mengaku saat akan mendonor selalu merasa was-was, keringatan dan dingin. Namun kondisi itu hilang setelah diambil darahnya.   “Kalau kita pengen donor rasanya was-was, keringatan, dingin. Tapi Alhamdulillah begitu diambil udah enakan, memang dikit-dikitlah sakitnya,” ujar Yuliana pemilik golongan darah A ini.  

Ia yang hadir dalam peringatan Korpri ke-46 bersama PKK Kecamatan Kapuas juga berharap pemerintah memberdayakan masyarakat dalam hal ini ibu rumah tangga, sehingga meningkatkan penghasilan keluarga.   “Harapannya ada pemberdayaan bagi ibu rumah tangga untuk menambah penghasilan. Daripada di rumah aja,” demikian warga Jalan RE Martadinata ini. (jul/bob)