Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun

Sanggau

Editor Kiwi Dibaca : 369

Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun
KONDISI KANTOR - Beginilah Kondisi Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Sanggau.
SANGGAU, SP - Kepala Kantor Seksi Logistik (Kakansilog) Sanggau, Fitri Aurati menjamin stok beras aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sanggau hingga akhir tahun 2017. Ia menyebut, stok beras yang berada di gudang berjumlah 963 ton.

 “Stok beras di gudang kita untuk pengeluaran rutin, seperti operasi pasar dan beras untuk keluarga miskin cukup sampai akhir tahun. Saat ini stok beras PSO di gudang Logistik Sanggau berjumlah 900 ton dan beras komersil 63 ton, sehingga total beras yang ada di gudang 963 ton,” katanya, Minggu (26/11).  

Tidak hanya beras, lembaga yang mempunyai tugas pelayanan publik dan komersil itu juga menyimpan stok minyak goreng dan gula. “Untuk minyak goreng dan gula juga di gudang. Minyak goreng 2500 liter dan gula 167 ton,” ujar Fitri.
 

Kansilog juga aktif membeli gabah petani. Hingga November 2017, tercatat sebanyak 185 ton beras petani yang sudah diserap. Dengan stok beras yang dimiliki, ia mengatakan, pihanya akan segera melakukan operasi pasar di daerah-daerah yang menunjukan kecenderungan kenaikan harga beras tinggi.  

Operasi pasar menjelang Natal tersebut akan melibatkan Dinas Perindagkop setempat. Menurut Fitri, ada enam kecamatan yang bakal menjadi lokasi operasi pasar, yakni Noyan pada tanggal 5 Desember 2017, Toba pada tanggal 7 Desember 2017.
  Kemudian, Kecamatan Balai yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2017, Jangkang dilaksanakan pada 12 Desember 2017, Tayan Hulu dilaksanakan pada 14 Desember 2017 dan Kecamatan Kapuas dilaksanakan pada 16-17 Desember 2017.  

“Lokasi operasi pasarnya ada yang di halaman kantor camat, ada juga di gedung pertemuan umum. Khusus untuk di Kapuas digelar di Pujasera,” katanya.   Ketua Komisi B DPRD Sanggau, Jana berharap Kansilog menjamin ketersediaan kebutuhan memenuhi pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2018.   “Harapan saya jangan sampai di saat hari-hari besar keagamaan harga sembako melonjak, pemerintah belum punya kesiapan apa-apa,” katanya.  

Mengenai rencana operasi pasar yang akan digelar Kansilog bersama dinas terkait, legislator PDI Perjuangan ini berharap kegiatan serupa juga digelar di Kecamatan Meliau. Begitu juga dengan kecamatan lainnya, agar warga kurang mampu dapat terbantu, terutama dalam menghadapi Natal.
 

Jana mengingatkan pedagang untuk tidak menaikan harga sembaku semaunya, termasuk tidak melakukan penimbunan. “Kecenderungannya ada, ini ulah oknum yang memanfaatkan situasi mencari keuntungan besar, saya minta aparat melakukan pengawasan ketat,” pungkasnya. (jul
/pul)