Operasi Panah 2018, Polres Sanggau Ungkap 17 Kasus Dengan 27 Tersangka

Sanggau

Editor K Balasa Dibaca : 642

Operasi Panah 2018, Polres Sanggau Ungkap 17 Kasus Dengan 27 Tersangka
Pers rilis hasil Operasi Panah di Kabupaten Sanggau. (SP/Julianus)
SANGGAU, SP - Sepanjang Operasi Panah Kapuas 2018, Polres Sanggau berhasil mengungkap 17 kasus pencurian. Dari jumlah kasus tersebut, 27 orang ditetapkan sebagai tersangka

Operasi Panah Kapuas 2018 secara serentak dilaksanakan di jajaran Polda Kalbar sejak tanggal 22 Januari hingga 7 Februari 2018.

“Dalam operasi ini kami menargetkan 15 kasus, namun pada saat terakhir rekapitulasi hasilnya over prestasi dua kasus. Yang tadinya 15 kasus, menjadi 17 kasus,” kata Kapolres Sanggau, AKBP Rachmat Kurniawan saat menggelar pers rilis di Mapolres Sanggau, Jumat (9/2) petang tadi.

Dari 17 kasus tersebut, curat (pencurian dengan pemberatan) ada 12 dengan tersangka 20 orang dan modus operandi bermacam-macam.

“Ada yang mencongkel pintu, masuk ke tempat orang lain dan mengambil berbagai macam barang berharga milik orang lain,” terang Kapolres.

Kemudian untuk curbis (pencurian biasa), lanjut Rachmat, ada empat kasus dengan enam tersangka. “Untuk curas (pencurian dengan kekerasan ada satu kasus dengan tersangka satu, yakni jambret. Jadi total tersangka sebanyak 27 orang,” beber Kapolres.

Di samping melaksanakan Operasi Panah Kapuas, secara mandiri Polres Sanggau juga melakukan peningkatan pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Dari rangkaian kegiatan selama satu bulan ini, Polres berhasil mengungkap enam perkara dengan tujuh tersangka.

“Yang terbanyak di Kecamatan Sekayam. Dan yang perlu diwaspadai adalah memang di daerah-daerah perbatasan mengingat kecenderungan narkotika masuk dari negara tetangga melalui perbatasan,” terang Kapolres.

Pada kesempatan itu, Rachmat juga mengingatkan masyarakat untukmeningkatkan kewaspadaan ketika meninggalkan rumah, pintu jangan lupa dikunci. “Dan terkait narkotika, jauhilah karena narkotika itu jelas merusak dan secara perlahan akan membunuh pemakai,” pungkasnya. (jul)