Kamis, 19 September 2019


Pengukuhan Bunda PUAD Desa se-Kecamatan Sekayam

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 367
Pengukuhan Bunda PUAD Desa se-Kecamatan Sekayam

KENAKAN SELENDANG - Pjs Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau, Emelda Moses Tabah mengenakan selendang kepada Bunda PUAD se-Kecamatan Sekayam yang dikukuhkan baru-baru. (Ist)

Kades Diminta Dukung PAUD Lewat Dana Desa


Dukungan pemerintah desa terhadap aktivitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting sebagai upaya ikut mempersiapkan generasi emas yang berkualitas. Salah satunya membangun sarana dan prasarana PAUD melalui Anggaran Dana Desa (ADD).

SP - Menurut Camat Sekayam, Mangaranap Siahaan, kehadirian PAUD di desa sangat penting dalam membentuk jati diri dan karakter anak. Untuk itu, perlu dukungan para kepala desa dalam mendukung keberadaan PAUD di desa masing-masing.

“Mulai dari sarana dan prasarana, para pendidiknya agar diperhatikan kepala desa. Apalagi desa sudah ditunjang dengan ADD, tentu tidak sulit untuk mewujudkan hal tersebut. Dan kita sangat mendukung, bahkan merekomendasikan desa yang punya program pembangunan sarana dan prasarana PAUD,” katanya saat pengukuhan Bunda PUAD Desa se-Kecamatan Sekayam di Aula Kantor Camat Sekayam, baru-baru ini.

Hadir dalam pengukuhan itu Pjs Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau, Emelda Moses Tabah, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau, Agnes Leysandari , para Ketua TP PKK Kecamatan dan kepala desa se-Kecamatan Sekayam.

Kepada para pendidik, Siahaan berpesan agar sungguh-sungguh dan berjiwa besar dalam mendidik anak-anak usia dini. Dibutuhkan kesabaran saat berhadapan dengan anak-anak yang baru tumbuh serta memiliki karakter dan sifat yang berbeda pula.

Sementara itu, Pjs Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau, Emelda Moses Tabah berpesan kepada seluruh Bunda PAUD agar memiliki keseriusan dalam mendidik dan membentuk karakter anak, sehingga melahirkan generasi yang cerdas demi menuju Kabupaten Sanggau yang gemilang.

Ia pun mengingatkan Bunda PAUD menjalankan komitmennya dalam mendukung gerakan Kabupaten Layak Anak (KLA) yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak, mampu melindungi anak dari potensi bahaya kekerasan.

“Dengan dikukuhkannya Bunda PAUD desa ini, kita tidak hanya obral janji atau program. Melainkan berkomitmen untuk mendukung gerakan KLA. Kita sudah komitmen Kabupaten Sanggau layak anak, yang telah kita tandatangani bersama beberapa waktu lalu,” ujar Emelda.

Anak usia dini, kata dia, adalah anak usia emas sebagai generasi penerus bangsa yang perlu dijaga dan dididik sebaik mungkin, yang harus dilaksanakan dengan hati-hati. Sebab, pada usia ini anak suka meniru tingkah laku, perbuatan dan ucapan orang yang berada di sekitarnya. 

Untuk itu, Emelda berharap agar selalu mengawasi pergaulan anak, tak boleh terpengaruh atau ikut-ikutan terhadap hal-hal negatif. 

“Anak usia dini sangat sensitif dan sangat mudah merekam atau meniru. Maka bimbinglah dengan kasih sayang dan perkataan lemah lembut. Jauhi sifat kasar terhadap anak, apalagi dengan bentakan, karena ini akan mempengaruhi jiwanya,” pungkasnya. (julianus ratno/bah)