Senin, 23 September 2019


Warga Parindu Minta Pengembangan Desa ke Sutarmidji

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 300
Warga Parindu Minta Pengembangan Desa ke Sutarmidji

Sutarmidji. (ist)

SANGGAU, SP - Calon Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji hadir bersilaturahim di Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kamis (19/4).

Mereka antusias menyambut kedatangan cagub yang selama ini dikenal dari televisi lokal maupun media cetak.

Abung, salah seorang wargamengatakan bahwa pembangunan sumber daya manusia bisa ditingkatkan di desa-desa sehingga bisa meningkatkan perekonomian di desa.

Dia berharap Midji-Norsan bisa memaksimalkan pembangunan sumber daya manusia di desa-desa.

Seorang warga dusun Bacong Pedalaman, Bandi mengatakan semua orang berhak memimpin Kalbar dengan tidak melihat katar belakang suku maupun agama. Bandi juga meminta kepada Cagub Sutarmidji agar pelayanan untuk peserta BPJS bisa diatur dengan baik sehingga tidak mempersulit pasien.

"Saya sangat mendukung program Midji-Norsan yang akan membangun RS Soedarso tanpa kelas yang dikhususkan untuk peserta BPJS," katanya.

Warga lain, Robert mengatakan program pendidikan yang akan digulirkan Midji-Norsan sangat relevan dibutuhkan saat ini.

"Membangun Kalbar ini harus bersatu, tidak ada lagi perbedaan," tambahnya.

Robert berharap jika Midji-Norsan terpilih agar bisa membuka peluang tenaga kerja di seluruh Kabupaten/Kota.

Menanggapi hal tersebut, Sutarmidji berkomitmen untuk mewujudkannya.

"Karena hal ini sudah jadi kebutuhan masyarakat, Midji-Norsan berkomitmen untuk mewujudkannya," tegasnya.

Cagub nomor 3 tersebut menuturkan pembangunan di Kalimantan Barat, haruslah merata dan berkeadilan. Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Sutarmidji diperlukan pemimpin yang bisa mengayomi semua etnis, agama, dan golongan.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut Sutarmidji menjelaskan visi misi yang ditawarkan Midji-Norsan untuk membangun Kalbar yang maju dan sejahtera.

"Jargon kami, Kalbar baru untuk semua. Ini artinya Midji-Norsan hadir untuk semua etnis, golongan dan agama," jelasnya. (bls)