Panglima TNI Tegaskan Akan Bantu Tangani Penyelundupan

Sanggau

Editor K Balasa Dibaca : 589

Panglima TNI Tegaskan Akan Bantu Tangani Penyelundupan
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto saat di perbatasan Entikong. (SP/Julianus)
SANGGAU, SP - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan, kunjunganya bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua DPD RI, Oesman Sapta (OSO) untuk bertatap muka langsung dengan prajurit TNI dan Polri yang ada di perbatasan.

“Apa permasalahan mereka yang ada disini, program-program apa yang sudah dikerjakan. Ternyata dari Danrem sudah memiliki program di luar tugas pokok, yakni program Petasan untuk membantu masyarakat memberikan pendidikan dan lainnya, ” katanya di sela-sela meninjau PLBN Entikong, Jumat (27/4).

Untuk itu, kegiatan serupa bisa juga dilaksanakan bersama dengan Polri, karena Polri juga memiliki program yang sama. Sehingga di perbatasan ini bisa dilakukan bersama, di luar tugas pokok.

PLBN Entikong, kata Hadi merupakan pintu masuk dan keluarnya warga negara Indonesia dan warga Malaysia. Fasilitas apa saja yang terkait dengan keamanan, hukum dan apa saja yang ditemukan di sini.

“Sehingga ke depan kita bisa melakukan MoU antara TNI, Bea Cukai, antara Polri dengan Bea Cukai untuk bersama-sama mengamankan wilayah perbatasan terhadap penyelundupan barang-barang yang tidak kita inginkan, artinya terlarang karena ilegal, ” tuturnya.

Panglima menegaskan, untuk menangani perbatasan harus melaksanakan pekerjaan ini antar kementerian, hubungan kelembagaan. 

Terkait kerapnya kasus penyelundupan barang ilegal seperti sabu dan lainya. Panglima menegaskan, akan segera dibicarakan dengan Dirjen Bea Cukai dan Kapolri.

“Mungkin kita akan laksanakan perbantuan TNI kepada Bea Cukai atau perbantuan TNI kepada Polri, untuk menangani permasalahan-permasalahan penyelundupan utamanya. Itupun, akan segera kita lakukan, kita sudah bicarakan,” tegasnya.

Berkaitan dengan jalan tikus, lanjut Panglima, nantinya akan dibarier antara TNI Polri, Bea Cukai dan akan melibatkan dari pihak-pihak yang terkait. (jul)