Kapolsek Entikong Imbau Warga Tetap Solid

Sanggau

Editor K Balasa Dibaca : 295

Kapolsek Entikong Imbau Warga Tetap Solid
Ilustrasi. (net)
SANGGAU, SP – Aksi bom kembali guncang Tanah Air.  Setelah sehari sebelumnya tiga gereja di Surabaya,  Jawa Timur menjadi sasaran para teroris, giliran Polrestabes Surabaya yang menjadi sasaran kebiadaban mereka,  Selasa (14/5) pagi tadi.

“Pagi ini terjadi lagi ledakan di Polrestabes Surabaya. Tindakan biadab ini dilakukan oleh sekelompok orang dengan simbol-simbol serta pakaian yang seolah olah mereka berasal dari golongan muslim. Tapi hal ini tidaklah benar,” kata Kapolsek Entikong,  Kompol Amin Siddiq. 

Ditegaskan Kapolsek,  Islam cinta damai dan sangat menghargai perbedaan baik dari segi suku, adat maupun agama. Di dalam ajaran agama apapun tidak satupun ada agama yang mengajarkan kepada pemeluknya untuk memusuhi orang lain, apalagi sampai membunuh tanpa alasan. 

Menurut Siddiq,  tindakan brutal ini terjadi karena adanya pemikiran yang sempit, tidak berwawasan serta pengaruh menutup diri dari lingkungan sekitar. 

“Kenapa yang disasar dominan anggota Polri. Ini karena sudah banyak dari mereka yang ditangkap, bahkan terbunuh pada saat proses penangkapan sehingga menimbulkan dendam bagi sesama panganut paham irasional tersebut,” jelas Kapolsek. 

Untuk itu,  Siddiq mengimbau kepada masyarakat Entikong agar tetap menjaga soliditas serta tanamkan nilai-nilai moral yang baik kepada anak maupun saudara. 

“Sampaikan kepada mereka meski di lingkungan kita terdapat masyarakat yang beda agama beda suku maupun bahasa, hal ini bukanlah sebagai pembatas dalam berkomunikasi atau menjalin hubungan antar satu dengan yang lain.  Karena pada hakikatnya tidak seorangpun yang terlahir di dunia ini bisa memesan dilahirkan dari suku apa ataupun agama apa yang bakal dianutnya. Semua itu sudah menjadi takdir Tuhan Yang Kuasa,” ucapnya. 

Jika menemukan adanya seseorang atau sekelompok orang yang tidak dikenal dengan gerak gerik yang mencurigakan, Kapolsek mengimbau agar segera melapor kepada aparat keamanan, baik TNI maupun Polri.

Siddiq juga meminta masyarakat jangan mudah terprovokasi atas isu-isu yang tidak jelas asal usulnya. Termasuk berita-berita di media online. 

“Jangan kita menjadi bagian atau menjadi pemicu masalah dengan cara membroadcast berita berita tidak jelas sumbernya, ada baiknya kita mencari informasi yang lebih valid,” ujarnya. 

Kapolsek menambahkan,  damai itu indah. Semoga kedamaian yang sudah terbina selama ini di Entikong dan sekitarnya tetap terjaga tanpa harus dirusak oleh sekelompok orang maupun paham-paham radikal.  

“Kita semua juga tidak tahu mereka itu agamanya apa, yang kita tahu mereka tidaklah memiliki Tuhan sehingga mereka bebas melakukan apapun tanpa batas batas kemanusian. Semoga anak-anak kita, keluarga kita, saudara kita terjaga dari yang demikian,” tutup Siddiq.  (jul)