Pengusaha Balai Karangan dan Singkawang Siap Terima Jagung Petani Sanggau

Sanggau

Editor K Balasa Dibaca : 492

Pengusaha Balai Karangan dan Singkawang Siap Terima Jagung Petani Sanggau
John Hendri.
SANGGAU, SP - Pemerintah Kabupaten Sanggau mulai mengembangkan komoditas jagung hibrida. Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan setempat juga telah menjalin kerja sama dengan pengusaha di Balai Karangan untuk membeli jagung petani.

“Saya sudah melakukan semacam kesepakatan dengan dua pengusaha di Balai Karangan. Saya minta mereka untuk menampung semua jagung di daerah Beduai dan sekitarnya, Sekayam, Entikong, Noyan. Tolong itu dibantu,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau, John Hendri, Selasa (19/3).

Sejauh ini, sudah ada jagung petani yang dibeli pengusaha tersebut. Untuk pipil kering, harga jualnya antara Rp3.700 hingga Rp4.500 per kilogram. 

"Itu artinya sudah ada peluang, tinggal masyarakat kita mau ndak,” ujar John.

Tidak hanya dengan pengusaha Balai Karangan, dinas pun menjalin kerja sama dengan Singkawang. Sebanyak 18 ton jagung Sanggau, khususnya dari daerah perbatasan dikirim ke Kota Seribu Kelenteng itu esok.

Singkawang membutuhkan 10 ribu ton jagung per bulan dan yang mampu dipenuhi baru 5 ribu ton. 

"Nah, 5 ribu ton ini bisa diambil dari kita juga, artinya peluang pasar sudah ada, tinggal kitanya lagi. Berapa pun jagung yang dihasilkan dari Sanggau mereka siap menampung,” kata John.

Namun tak sembarang, jagung kering yang diterima harus memiliki kadar air sekitar 10 persen. 

"Kekeringan jagung 85 atau 90 persen. Jangan sampai lembab, kelembabannya tingginya misalnya 15 persen, itu kan tidak pas. Karena jagung itu untuk pakan ternak,” timpal John. (jul)