Jumat, 06 Desember 2019


Pemkab Diminta Siapkan Lahan untuk SMK Unggulan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 197
Pemkab Diminta Siapkan Lahan untuk SMK Unggulan

ilustrasi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berencana membangun SMK unggulan di Kabupaten Sanggau. Namun, Pemerintah Kabupaten Sanggau diminta untuk menyediakan lokasi atau lahannya.

“Tanahnya dari Pak Bupati. Bangunannya senilai Rp35 miliar sampai Rp45 miliar. Lengkap dengan laboratorium. Tahun ini kita juga bangun di Sambas dan Mempawah,” ujar Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji saat menghadiri musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) RKPD Sanggau tahun 2020, belum lama ini. 

Sutarmidji mengungkapkan, SMK yang akan dibangun di Sanggau nantinya memiliki jurusan yang dapat memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja. Sehingga diharapkan tamatan SMK tidak ada yang menganggur.

“Kita ambil contoh saja. Berapa juta AC yang terpasang di seluruh Kalbar. Yang perusahaan servis AC, dia juga jual, dia juga agen. Nah itu yang kita pisah. Sehingga anak-anak muda kita mempunyai modal awal untuk membesarkan usahanya. Kita ciptakan sebanyak mungkin pengusaha lokal untuk menjawab pembangunan-pembangunan di kawasan itu,” imbuhnya.

Mantan Wali Kota Pontianak ini bertekad selama kepemimpinannya setiap kabupaten memiliki SMK unggulan yang dilengkapi dengan fasilitas laboratorium. Untuk itu, dirinya berencana menemui Menteri Pekerjaan Umum dalam waktu dekat.

Menurutnya, pendidikan merupakan hal yang penting, terlebih indeks pembangunan manusia (IPM) Kalbar masih tertinggal.

“Nanti saya akan bertemu dengan Pak Menteri PU. Kalau bisa dibuatkan ada asrama dan sebagainya. Karena pendidikan ini penting untuk mengejar IPM kita. Jangan sampai anak-anak kita frustasi dan sebagainya lalu mereka pergi kerja ke luar,” tegasnya.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyambut baik rencana pembangunan SMK unggulan oleh Gubernur Kalbar itu. Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sanggau memiliki dua lokasi lahan yang representatif untuk pembangunan SMK unggulan tersebut.

“Satu di wilayah Sabang Merah, di Penyeladi. Kita punya tanah yang cukup representatif di pinggir jalan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pilihan untuk disampaikan kepada Pak Gubernur,” terangnya.

Ia meyakini, dengan dibangunnya SMK unggulan tersebut akan mendongkrak IPM Sanggau yang signifikan.
“Sangat, karena salah satu syarat IPM adalah bagaimana pendidikan bisa memberi dampak. Lebih banyak orang bisa sekolah. Bicara SMK unggulan ini tentu memperbanyak kesempatan orang Sanggau sekolah sangat menentukan IPM,” pungkasnya. (kbo/jek)

Meningkatkan IPM di Kalbar

Sebelumnya Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengatakan Pemerintah Provinsi Kalbar  akan membangun sekolah menengah atas (SMA) sederajat sebagai sekolah unggulan di wilayah Kalimantan Barat.

"Untuk saat ini sudah ada lima kabupaten yang sedang dibangun SMA/SMK unggulan Kalimantan Barat," kata Ria Norsan
Menurut Norsan kabupaten/kota di Kalimantan Barat hanya diminta untuk menyiapkan lahan sedangkan anggaran langsung dari APBD provinsi.

"Sekolah unggulan itu dibangun untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Kalbar," ucap dia.
Dikatakan Norsan, selain membangun sekolah unggulan, program pemerintah provinsi Kalimantan Barat juga sekolah gratis yang mulai tahun ini. 

"Kita akan tingkatkan IPM melalui program kami sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, mudah'mudahan IPM kita mengalami peningkatan di seluruh kabupaten/kota wilayah Kalbar," kata Norsan. (ant/jek)