Jelang Pelaksanaan Pemilu Besok, PLN Sanggau Siagakan Personil Penuh

Sanggau

Editor M. Eliazer Dibaca : 83

Jelang Pelaksanaan Pemilu Besok, PLN Sanggau Siagakan Personil Penuh
Pemaparan mengenai kesiapan kelistrikan dari PLN menghadapi hari pencoblosan Pemilu 2019 di Sanggau.
SANGGAU, SP - Manager PLN UP3 Sanggau, Didi Kurniawan Abuhari,  menyampaikan kondisi kelistrikan di Sanggau pada rapat koordinasi persiapan Pemilu lintas instansi yang digelar di aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapedda) Sanggau, kemarin.


“PLN UP3 Sanggau siap menyukseskan Pesta Demokrasi 2019. Dari sisi pembangkit aman, dengan Daya Mampu 87.360 kW dan Beban Puncak 24.863 kW," katanya.


"Untuk sisi keandalan jaringan, PLN mensiagakan Personil Pelayanan Teknik 145 orang (32 group), Personil Sewatama 28 orang, Petugas PLN 23 orang, Mobil Yantek 13 Unit, Motor Yantek 22 unit, Genset mobile 2x50 kVa, Genset Portable 3x5,5 kW serta Unit Gardu Bergerak 3 Unit”, lanjut Didi.

Selain itu, PLN juga sudah melakukan pengecekan Genset Backup yang berada di PPK dan KPU, gelar pasukan dan personil.

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sanggau Kota, Agung Wirabrata menambahkan, untuk  menjaga daya listrik kantor serta lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berjumlah 1.642, PLN menawarkan Paket Layanan ‘TPS Benderang’ untuk sehari, mulai 17 April 2019 pukul 08.00 WIB sampai dengan18 April 2019 pukul 08.00 WIB, dengan daya P1/3.500 VA sebesar Rp151.954.

"Saat pelaksanaan Pemilu nanti, pastinya para petugas TPS akan melakukan tugas hingga larut malam, mulai dari proses pencoblosan hingga penghitungan suara. Kami coba tawarkan program penerangan sementara TPS Benderang 2019 ini agar tiap-tiap TPS dapat menikmati listrik dengan  murah dan mudah," jelas Agung.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menegaskan bahwa keberhasilan pesta demokrasi lima tahunan ini diperlukan kerja sama antar instansi terkait serta partisipasi seluruh elemen masyarakat, agar Pemilu dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

"Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, diperlukan kerja sama dalam rangka pelaksanaan pesta demokrasi ini, agar Pemilu dapat berjalan dengan baik, aman dan nyaman," tegas Yohanes.(*)