Rabu, 18 September 2019


Kemenag Sanggau Umumkan Enam Klasifikasi Zakat Fitrah

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 167
Kemenag Sanggau Umumkan Enam Klasifikasi Zakat Fitrah

ZAKAT FITRAH- Kepala Kantor Kementerian Agama Sanggau H M Taufik didampingi Kasi Bimas Islam saat membuka Rakor Penentuan Klasifikasi Zakat Fitrah yang Ditunaikan dalam bentuk uang di Kantor Kemenag Sanggau, Selasa (14/5).

SANGGAU, SP - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sanggau mengumunkan enam klasifikasi nilai zakat fitrah yang dibayar dalam bentuk uang. Nominal uang dalam klasifikasi ini untuk menggantikan zakat fitrah berupa beras sebanyak 2,5 kilogram per jiwa. 

Keputusan tersebut diambil setelah Kantor Kemenag Sanggau menggelar rapat koordinasi di Kantor Kemenag Sanggau, Selasa (14/5). Rakor tersebut dibuka Kepala Kantor Kemenag Sanggau, H M Taufik.

Hadir dalam rakor tersebut pihak Dinas Perindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, Perum Bulog, Ketua MUI Kabupaten Sanggau, Ketua Baznas Kabupaten Sanggau, Ketua Muhammadiyah Kabupaten Sanggau dan Ketua NU Kabupaten Sanggau.

Dalam rakor yang dipimpin Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kabupaten Sanggau, H Toyib Saefuddin Alayubi itu, diputuskan enam klasifikasi nilai zakat fitrah di Kabupaten Sanggau sesuai surat edaran nomor: B-1145/Kk.14.08.6/BA.03.2/05/2019.

Klasifikasi satu senilai Rp37.500 untuk harga beras Rp15 ribu per kilogram. Klasifikasi II senilai Rp35 ribu untuk harga beras Rp14 ribu per kilogram. Klasifikasi III senilai Rp32 ribu untuk harga beras Rp13.000 per kilogram.

Selanjutnya, klasifikasi IV senilai Rp30.000 untuk harga beras Rp12.000 perkilogram. Klasifikasi V senilai Rp23.750 untuk harga beras Rp9.500 per kilogramnya, dan terakhir klasifikasi VI diperuntukan bagi yang mengkonsumsi berbeda dari harga klasifikasi satu sampai lima dapat menyesuaikan dengan harga setempat.

“Bagi masyarakat yang mengkonsumsi beras dengan harga yang berbeda dari klasifikasi ini dapat menyesuaikan dengan harga setempat,” kata H Toyib Saefudfin Alayubi kepada wartawan usai mengikuti rakor.

Ketua NU Kabupaten Sanggau ini menyampaikan, pelaksanaan zakat fitrah dimulai 1 Ramadan sampai 1 Syawal sebelum khotib membaca Khutbah Idul Fitri. Untuk itu, ia menyebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau mengimbau agar Muzakki (wajib zakat) menunaikan zakat maal, zakat fitrah, infaq, shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid/Surau/Dinas/Instansi di masing-masing daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Dalam menunaikan zakat (khususnya zakat fitrah), Toyib berharap agar dapat dimanfaatkan oleh mustahiq menyongsong hari raya. “Maka kepada masyarakat diharapkan menunaikan zakat fitrah kepada UPZ/BAZNAS di lingkungannya dapat dilakukan H-3 1 Syawal 1440 H,” ujarnya. 

Kepada UPZ BAZNAS, Toyib mengingatkan agar penyaluran zakat fitrah dapat didistribusikan paling lambat sebelum Shalat ldul Fitri sesuai dengan ketentuan syariat. 

“Kami ingatkan UPZ tidak lupa melaporkan pelaksanaan pengelolaan zakat, ilinfaq, ahodaqoh dan dana sosial lainnya ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau melalui Seksi Bimas Islam, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sanggau dan pemerintah daerah secara berkala sesuai dengan Undang-undang RI NO 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat,” pungkasnya. (jul/nak)