Pemkab Sanggau Serahkan 1,5 Ton Beras Untuk Masyarakat Kuala Tebang

Sanggau

Editor elgiants Dibaca : 55

Pemkab Sanggau Serahkan 1,5 Ton Beras Untuk Masyarakat Kuala Tebang
SAFARI- Kepala Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau menyerahkan beras 1,5 ton secara simbolis kepada pengurus Masjid Mujahidin, Kuala Tebang saat Safari Ramadan di Kuala Tebang. Ist
SANGGAU, SP - Pemerintah Kabupaten Sanggau memberikan bantuan 1,5 ton beras untuk masyarakat Desa Melungai. Bantuan beras tersebut diserahkan secara simbolis saat Safari Ramadan 1440 Hijriyah di Masjid Mujahidin, Dusun Kuala Tebang, Desa Melungai, Kecamatan Tayan Hilir, Selasa (14/5).

Safari ramadan tersebut dipimpin Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Menegah (Disperindagkop dan UM) Kabupaten Sanggau, Sy Ibnu Marwan Alqadrie. Manajemen PT. Antam, Purwanto, Sekcam Tayan Hilir, Ade Wawan Januardi, Forkompimcam, Kades Melugai, Gusti Zakaria, Kadus Kuala Tebang Yusman serta Ustadz Faturrahman selaku penceramah.

“Saya sangat senang bisa hadir di Dusun Kuala Tebang ini dalam rangka Safari Ramadan. Ini merupakan program rutin Pemkab Sanggau setiap tahun untuk bisa bersilahturrahmi dengan masyarakat, khususnya umat muslim yang ada di Kabupaten Sanggau dan tentunya untuk memperkuat ukhuwah islamiyah diantara kita,” ujar Kadis Perindagkop dan UM Kabupaten Sanggau Sy Ibnu MarwanAlqadrie.

Tak lupa ia menyampakan pesan Bupati Sanggau Paolus Hadi yang berhalangan hadir dalam Safari Ramadan di Dusun Kuala Tebang. “Pesan Bupati Sanggau, terus tingkatkan rasa persaudaraan, baik bersama umat muslim maupun non muslim,” ucap Marwan.

Pada kesempatan itu, ia juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk mendukung siapapun Capres-Cawapres yang terpilih nantinya. “Terkait keputusan resmi Pilpres dari KPU mendatang, siapa pun yang terpilih nantinya meski kita dukung. Jangan pernah bertengkar hanya karena berbeda pilihan, mari kita bersama-sama menjaga keamanan sehingga Kabupaten Sanggau tetap aman, tertib dan kondusif hingga keputusan resmi Pilpres nanti,” pungkas Marwan. (jul/nak)