31 Petugas Pemilu Sanggau Diusulkan Terima Santunan

Sanggau

Editor elgiants Dibaca : 75

31 Petugas Pemilu Sanggau Diusulkan Terima Santunan
SANTUNAN - Proses pemakaman salah satu petugas KPPS yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pada Pemilu Pilpres, Pileg dan DPD RI di salah satu daerah di Riau beberapa waktu lalu. Di Sanggau KPU setempat masih mengusulkan nama-nama petugas Pemilu yang
Nasib para petugas Pemilu 2019 baik yang sakit maupun meninggal di Kabupaten Sanggau hingga kini masih belum menemui titik terang. Padahal pemerintah menyatakan akan meberikan santunan terutama kepada pihak keluarga yang meninggal dunia. Namun demikian KPU Kabupaten Sanggau menyatakan telah mengirimkan nama-nama petugas Pemilu baik yang sakit maupun meninggal kepada KPU RI

Hingga saat ini, petugas Pemilu 2019 di Kabupaten Sanggau yang mengalami sakit dan meninggal dunia saat bertugas belum menerima santunan dari pemerintah. Namun demikian, nama-nama mereka sudah diusulkan KPU setempat ke KPU RI.

“Untuk (petugas pemilu yang sakit dan meninggal dunia) Sanggau belum (menerima santunan dari pemerintah), masih dalam proses. Bertahap,” ujar Komisioner KPU Kabupaten Sanggau, Edy Rahmansana, Selasa (11/6).

Ia menyebut, ada 31 nama petugas pemilu yang diusulkan pihaknya ke KPU RI untuk menerima santunan dari pemerintah. Dari jumlah itu, lima diantaranya meninggal dunia. 

“Sudah kita diusulkan sesuai Surat Keputusan KPU RI Nomor: 926/KU.03.2-Kpt/05/KPU/IV/2019 tentang Pedoman Teknis Pemberian Santunan Kecelakaan Kerja bagi Anggota dan Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara, Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara, dan Petugas Ketertiban Tempat Pemungutan Suara dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019,” terang Edy.

Untuk petugas pemilu yang meninggal dunia, KPU Sanggau sudah memberikan santunan berupa uang talangan dari santunan yang diberikan oleh KPU RI. “Kami hanya menalangi yang meninggal dunia, itupun Rp3 juta dulu,” ucapnya.

Seperti diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menetapkan besaran santunan untuk petugas Pemilu yang meninggal dunia dan sakit. Ketetapan itu dituangkan dalam surat nomor S-316/MK.02/2019 yang ditandatangani Menkeu, Sri Mulyani.

Dalam surat tersebut, Kemenkeu mengelompokan besaran santunan menjadi empat. Pertama, santunan bagi petugas pemilu yang meninggal dunia sebesar rp36 juta, santutan bagi petugas pemilu yang cacat permanen Rp36 juta. Kemudian, yang luka berat sebesar Rp16,5 juta dan yang luka sedang sebesar Rp8,25 juta.

Santunan ini berlaku bagi penyelenggara yang mengalami kecelakaan kerja sejak Januari 2019 hingga berakhir masa tugas mereka. Bagi penyelenggara yang jatuh sakit, dalam petunjuk teknis KPU dimasukkan dalam kategori luka sedang maupun luka berat. (jul/nak)

Komentar