Jumat, 15 November 2019


Polres Sanggau Siaga Jelang Gugatan Pilpres di MK

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 128
Polres Sanggau Siaga Jelang Gugatan Pilpres di MK

SIAGA - Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi bersama Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengecek kesiapan sarana dan prasarana pendukung pengamanan sidang gugatan Pilpres 2019.

SANGGAU, SP - Jajaran Polres Sanggau bersama TNI siap melakukan pengamanan di wilayah Kabupaten Sanggau selama proses sidang gugatan Pilpres 2019. Kesiapan itu ditandai dengan digelarnya apel konsolidasi operasi ketupat Kapuas dan kesiapan pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 di halaman Mapolres Sanggau, Kamis (13/6).

Apel yang diikuti personel Polres Sanggau, TNI, Satpol PP serta instansi terkait lainnya itu dipimpin langsung Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi. Hadir Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot, Ketua Bawaslu Sanggau Alipius, para ketua partai politik serta unsur forkompimda.

Kapolda Kalbar, Didi Haryono dalam amanatnya yang dibacakan Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi mengatakan, tujuan dilaksanakan apel ini untuk mengevaluasi kegiatan operasi ketupat Kapuas 2019 yang berlangsung sejak 29 Mei 2019.

Ia menyebut, berdasarkan hasil analisis data Biro Operasi Polda Kalbar per 11 Juni 2019, terjadi penurunan empat jenis kejahatan secara umum dibanding operasi ketupat kapuas tahun 2018. 

“Dari 111 kasus di TAHUN 2018 dapat ditekan menjadi 71 kasus di tahun 2019 atau turun sebesar 36,04 persen, dengan penyelesaian sebanyak 40 kasus,” katanya.

Kemudian, analisis dan evaluasi terhadap penyelenggaraan operasi ketupat tahun 2019 menunjukan tingkat keberhasilan yang sangat baik. Imam mengatakan, koordinasi dan kerja sama sinergisitas seluruh stakeholder dalam penyelenggaraan operasi ketupat mendapatkan apresiasi positif dari publik. 

“Hal tersebut ditandai dengan tidak adanya aksi-aksi kejahatan menonjol, dapat ditekannya gangguan kejahatan konvensional dan yang meresahkan masyarakat maupun aksi intoleransi, serta terpeliharanya stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat,” tuturnya.

Keberhasilan juga diwujudkan dengan kelancaran arus mudik dan arus balik berkat pola strategi yang tepat dalam manajemen rekayasa lalu lintas. Selain itu, capaian aspek keselamatan berlalu lintas berupa penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara nasional mencapai 65 persen, dimana pada tahun 2018 terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak 1.491 kejadian, di tahun ini turun secara signifikan menjadi 529 kejadian.

“Untuk di Kalbar penurunan angka kecelakaan lalu lintas mencapai 50 persen, dimana pada tahun 2018 jumlah kejadian laka lantas sebanyak 14 kejadian dan di tahun 2019 ini turun menjadi 7 kejadian,” ungkap Imam.

Adapun terkait pengamanan sidang perdana PHPU 2019, ditegaskan dia, harus disikapi bersama dengan mengambil langkah-langkah antisipasi penanggulangan, serta kesiapan aspek pengamanan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan bangsa dan negara, khususnya wilayah Kalbar. (jul/nak)