Jumat, 15 November 2019


Menaruh Asa Untuk Jabatan Sekda Sanggau

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 256
Menaruh Asa Untuk Jabatan Sekda Sanggau

SEKDA KALBAR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sanggau. A. L Leysandri dalam satu kesempatan bersama Gubernur Kalbar, Sutarmidji. Menyusul lolosnya Leysandri sebagai Sekda Provinsi Kalbar sejumlah tokoh di Sanggau berharap penganti A. L Leysandri adal

SANGGAU, SP - Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sanggau bakal kosong. Kekosongan ini terjadi setelah Sekda Sanggau AL Leysandri terpilih menjadi Sekda Provinsi Kalbar dan bakal dilantik dalam waktu dekat.

Lalu seperti apa harapan tokoh masyarakat hingga wakil rakyat terkait sosok yang ideal untuk mengisi jabatan karir tertinggi sebagai aparatur sipil negara atau ASN itu? Abdul Rahim misalnya, Wakil Ketua LSM Citra Hanura Kabupaten Sanggau ini berharap sosok yang terpilih nantinya adalah figur yang benar-benar mempunyai kemampuan dalam membantu menjalankan roda pemerintahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sekda ini kan jabatan tertinggi dalam birokrasi, sehingga idealnya jabatan Sekda diisi oleh sosok yang mampu menjalankan fungsinya secara baik di pemerintahan. Mampu memimpin administrasi, OPD dan tentu berintegritas, tidak ada cacat di masa lalunya,” ujarnya.

Wakil Ketua Kadin Kabupaten Sanggau ini menyebut, langkah Bupati yang bakal menunjuk Plh sudah tepat untuk mengisi kekosongan, sambil menunggu proses seleksi Sekda definitif melalui open bidding atau seleksi terbuka.

“Selamat kepada Bapak Leysandri terpilih menjadi Sekda Provinsi Kalbar. Dengan terpilihnya beliau, otomatis jabatan Sekda Sanggau kosong. Namun langkah bupati sudah tepat dengan menunjuk Plh Sekda dalam mengisi kekosongan itu, sambil menunggu proses pemilihan sekda baru melalui seleksi terbuka,” kata Rahim.

Setelah bupati menunjuk Plh, kemudian Pj Sekda dilantik, Ia berharap Pj nantinya bisa segera

mungkin mempersiapkan proses open bidding hingga pembentukan pantia seleksi. “Dengan adanya open bidding, diharapkan panitia seleksi benar-benar profesional seperti apa yang telah dilakukan dalam seleksi Sekda Provinsi Kalbar. Sehingga sosok yang terpilih nantinya adalah orang yang benar-benar mempunyai kemampuan,” imbuh Rahim.

Untuk itu, ia berharap pemerintah pusat melalui instansi terkait secepatnya memberikan rekomendasi untuk seleksi Sekda Sanggau, sehingga seleksi Sekda Sanggau cepat terlaksana sesuai yang diinginkan Bupati.

Sosok yang diharapkan mengisi jabatan Sekda Sanggau juga disampaikan tokoh pemuda Sanggau Candra Apriansyah. “Yang pertama, sosok yang mampu menunjang visi dan misi bupati dan wakil bupati sanggau, kedua mempunyai integritas serta kapabilitas yang berpengalaman di pemerintahan. Ketiga, mewujudkan good governance atau tata pemerintahan yang baik,” harapnya.

Terkait open bidding, Candra berharap agar dilaksanakan secara transparan sesuai prosedur yang berlaku dan jangan sampai ada intervensi dari pihak manapun selama proses seleksi.

“Transparansi merupakan jaminan kualitas serta integritas calon Sekda Sanggau kedepan. Jangan sampai ada praktik-praktik haram, seperti suap menyuap atau jual beli jabatan dalam proses open bidding nanti,” tegasnya.

Harus Kuasai dan Pahami Karakteristik Sanggau

Sementara itu, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sanggau, Konggo Tjintalong Tjondro berharap, meski mekanisme open bidding membolehkan orang luar Sanggau untuk ikut seleksi, sosok yang terpilih menjadi Sekda Sanggau nantinya adalah orang Sanggau sendiri.

“Karena Sekda ini kan akan bekerjasama dengan bupati. Kalau dia orang dari luar Sanggau, mungkin saja secara kapasitas dia qualified. Integritas kita belum tahu. Tapi kalau memang di Sanggau tidak ada yang qualified dan memenuhi kapasitas, apa boleh buat. Tapi saya lihat di Sanggau masih banyak yang qualified, teman-teman kepala OPD,” tuturnya.

Menurut Konggo, jika Sekda definitif nantinya berasal dari Sanggau, setidaknya tidak ada kesulitan dalam beradaptasi nantinya. “Setidaknya dia menguasai Sanggau. Dia juga mengenal karakteristik Sanggau,” katanya.

Ia juga berharap Sekda definitif nantinya betul-betul menguasai anggaran. “Sekda itu kan ketua dalam hal penyusunan anggaran. Mau tak mau harus paham betul soal anggaran,” pungkas Konggo. (jul/nak)