Jumat, 13 Desember 2019


Masuk Nominator Anugerah Kebudayaan 2019

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 210
Masuk Nominator Anugerah Kebudayaan 2019

ANUGRAH BUDAYA - Suasana malam anugrah budaya Kemendikbud tahun 2018. Tahun 2019 ini Kabupaten Sanggau masuk nominator kategori pemerintah daerah. Bupati Sanggau, Paolus Hadi optimis nantinya Sanggau akan masuk dalam tiga besar. Ist

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali akan memberikan Anugerah Kebudayaan pada tahun 2019. Dalam ajang ini, Kabupaten Sanggau masuk nominator kategori pemerintah daerah bersama Kota Kediri, Pangkalpinang, Kabupaten Kulon Progo, Gianyar dan Ngawi.

“Hari ini (kemarin, red) saya senang sekali mendengar pesta rakyat ini. Diisi dengan tampilan-tampilan budaya. Inilah khasnya Sanggau seperti yang sudah saya sampaikan, bahwa Sanggau menjadi salah satu nominasi dari 54 kabupaten/kota se-Indonesia, kita mendapat kesempatan menjadi 6 kabupaten/kota yang terseleksi untuk kota Budaya,” kata Bupati Sanggau, Paolus Hadi (PH) saat memberikan sambutan acara Pesta Rakyat HUT ke-73 Bhayangkara di Panggung Promotor Polres Sanggau, Selasa (16/7).

Ia menyebut, yang menjadi menarik dari panitia Kemendikbud adalah bagaimana Sanggau bisa menjadi leader. Terutama pemerintah daerah untuk menggerakkan seluruh potensi budaya nusantara yang ada di Sanggau.

“Itu menjadi pointnya, apalagi kita adalah daerah perbatasan. Bahkan pikiran mereka bahwa budaya-budaya nusantara ini sangat tepat diangkat Kabupaten Sanggau untuk menunjukkan ke negara tetangga bahwa ini adalah Indonesia kecil, yang betul-betul bukan hanya mendorong satu budaya. Hari ini saya lihat tampilan-tampilan dari berbagai etnis,” ujar PH.

Bupati dua periode ini yakin, Sanggau bisa menjadi bagian tiga besar dalam ajang tersebut.

“Dan saya mendapat kabar, mudah-mudahan enam besar ini, kita bisa menjadi bagian tiga besar. Kemarin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lapor kepada saya, staf ahli menteri mau datang ke sini, khusus untuk mewancara bupati,” ungkap PH.

Seperti diketahui, Pemkab Sanggau telah menetapkan kegiatan kebudayaan menjadi agenda rutin tahunan dan memfasilitasi rumah-rumah budaya serta mengalokasikan hibah untuk pagelaran kebudayaan berbagai etnis yang ada di Bumi Daranante, julukan Kabupaten Sanggau.

Diantaranya Dewan Adat Dayak (DAD) untuk Gawai Dayak, Keraton Suryanegara dan Majelis Adat Budaya Melayu (BABM) untuk Festival Paradje Pasaka Negeri, Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) untuk Cap Go Meh, Keraton Pakunegara Tayan untuk Mandi Bedel dan Perang Ketupat. Kemudian, ada wayang kulit dan campursari, malam Badendang, budaya pasuruan dan Titian Muhibah.

“Baru saja kita menutup pesta Gawai Dayak. Dan nanti ada Pasundan di bulan Oktober, Satu Suro dan Paradje di bulan September. Madura belum. Kita nunggu semua, kalau Padang, Palembang, sudah kemarin,” pungkas PH. (jul/nak)