Senin, 14 Oktober 2019


Paolus Berharap Ada Perguruan Tinggi Negeri di Sanggau

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 79
Paolus  Berharap Ada Perguruan Tinggi Negeri di Sanggau

LEPAS BALON - Bupati Sanggau Paolus Hadi melepas balon ke udara sebagai tanda dimulainya PKKMB dan Pekan Dies Natalis ke-1 PSDKU Polnep di Kabupaten Sanggau, Senin (16/9).

Bupati Sanggau Paolus Hadi (PH) berharap Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) di Kabupaten Sanggau menjadi cikal bakal berdirinya perguruan tinggi negeri di Bumi Daranante.

“Selamat datang mahasiswa baru PSDKU Polnep di Sanggau. Kehadiran PSDKU Polnep ini mengukir sejarah penting bagi upaya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Sanggau. Dengan hadirnya PSDKU di Sanggau, saya harapkan dapat menjadi cikal bakal berdirinya sebuah perguruan tinggi negeri mandiri pada masa yang akan datang,”  ujarnya saat membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus kepada Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Pekan Dies Natalis ke-1 PSDKU Polnep di Kabupaten Sanggau yang digelar di Kantor Bupati Sanggau, Senin (16/9).

Oleh karena itu, Bupati dua periode ini menyebut, perjuangan serta kerja keras dan dukungan semua pihak sangat dinantikan oleh kampus ini, agar bisa cepat mandiri dan menjadi entitas perguruan tinggi negeri otonom milik Kabupaten Sanggau.

“Saya yakin akan terciptanya harmoni yang indah dan berdaya guna antara program SDM Unggul - Indonesia Hebat Presiden Joko Widodo, program pembangunan SDM Gubernur Sutarmidji dan misi Sanggau pintar. Ini akan menjadi energi positif yang mampu mempercepat berkembangnya PSDKU Polnep di Kabupaten Sanggau ke depannya. Jangan khawatir dan ragu lagi kuliah di PSDKU Sanggau, dijamin kompetitif, aman dan terjangkau,” ucap PH.

Sementara itu, pengelola PSDKU Polnep di Kabupaten Sanggau Hj Utin Nina Hermina dalam laporannya mengatakan, kegiatan PKKMB dilaksanakan selama empat hari, dua hari di Aula Kantor Bupati Sanggau dan dua hari berada di lingkungan Kampus.

PKKMB diikuti seluruh mahasiswa baru, baik mahasiswa reguler dan non reguler berjumlah 152 orang. Untuk program Studi TPHP (teknologi pengelolaan hasil perkebunan) diikuti 45 mahasiswa, program studi teknik mesin diikuti 22 mahasiswa, dan program studi akutansi reguler diikuti 57 mahasiswa dan non reguler 28 mahasiswa.

“Tujuan PKKMB ini agar mahasiswa baru mendapatkan informasi yang tepat mengenai sistem pendidikan di perguruan tinggi, baik di bidang akademik maupun non akademik,” katanya.

Hadir dalam pembukaan kegiatan itu, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot, Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Gede Setiawan, Kajari Sanggau Tengku Firdaus, Direktur Polnep Cabang Sanggau Slamet Tomo serta sejumlah Kepala OPD Kabupaten Sanggau. (jul)