Rabu, 11 Desember 2019


Chef Junior Asal Jangkang Juara Masak Ikan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 93
Chef Junior Asal Jangkang Juara Masak Ikan

SERAHKAN - Bupati Sanggau Paolus Hadi menyerahkan piala kepada pemenang lomba masak menu ikan khusus chef junior di GPU Sanggau, Rabu (13/11).

SANGGAU, SP - Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Sanggau bersama Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (DKPTPHP) Kabupaten Sanggau serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar, menggelar lomba masak menu ikan bagi koki cilik atau chef junior.

Kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang menyasar pelajar se-Kabupaten Sanggau ini digelar di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Sanggau, Rabu (13/11).

Dari hasil penilaian tiga dewan juri, juara I diraih Kecamatan Jangkang, juara II diraih Kecamatan Kapuas dan juara II diraih Kecamatan Bonti. Untuk juara harapan I diraih Kecamatan Kembayan, harapan II diraih Kecamatan Parindu, harapan III diraih Kecamatan Balai dan juara favorit diraih Kecamatan Meliau.

Bupati Sanggau Paolus Hadi yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, ide lomba chef junior ini berasal dari Gubernur Kalbar Sutarmidji. 

“Ide ini dari Pak Gubernur, beliau memang memiliki inovasi-inovasi yang cepat,” ucapnya.

Menurut Bupati dua periode ini, lomba menu masak ikan bagi koki junior ini tepat karena memang usia anak-anak susah untuk makan ikan. 

“Dan mereka jarang diajak untuk kampanye gemar makan ikan. Hari ini (kemarin, red) mereka mengikuti lomba chef junior dengan berbagai macam bentuk yang mereka sajikan,” tutur PH.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sanggau ini kemudian meminta semua yang hadir pada acara gemarikan agar terus mengkampanyekan gemar makan ikan di Kabupaten Sanggau. 

“Para guru PAUD saya minta untuk terus mengajak anak-anak dididknya supaya mau makan ikan. Demikian juga guru SD, SMP dan anak-anak selaku pengurus forum anak dan genre, kalian harus gencar mengkampanyekan gemar makan ikan,” ujar PH.

Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta DKPTPHP agar tidak hanya melakukan upaya meningkatkan konsumsi ikan, tapi juga mampu melakukan pemerataan orang makan ikan di Kabupaten Sanggau.

“Kalau dilihat produksi atau ikan yang masuk ke Sanggau sudah cukup banyak, kalau pola hitungannya dibagi perpenduduk maka hasilnya tinggi. Tapi kalau lihat sistim penilaian bagaimana rata-rata orang Sanggau makan ikan, dilihat mungkin dari survei, ditanya orang per orang, kita masih rendah hanya 25 kg menjadi 23 kg per kapita. Ini menjadi tantangan,” tutur PH.

Oleh karena itu, Bupati menekankan agar menyiapkan produk-produk ikan menjadi prioritas ke depan. “Secara nasional, Presiden kita sekarang menggaungkan berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusianya. Sedangkan sumber daya manusia ini sangat berkaitan erat dengan asupan gizi, dengan apa yang kita makan,” kata PH.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar Herti Herawati yang hadir dalam acara itu memuji Forikan Kabupaten Sanggau yang terus bekerja tanpa lelah dalam mengkampanyekan gemarikan.

“Kami sangat mengapresiasi Forikan Sanggau yang sudah punya pengurus sampai tingkat kecamatan. Sehingga dari itu saya memutuskan meminta izin kepada pak Gubernur untuk melaksanakan kegiatan Gemarikan tahun ini di Kabupaten Sanggau,” katanya.

Herawati juga menyebut, lomba masak koki cilik ini adalah ide dari Gubernur Kalbar. “Ketika beliau mengoreksi semua kegiatan di DPA lembar per lembar. Beliau mengatakan coba kegiatan lomba masaknya jangan monoton hanya untuk ibu PKK saja, akan tetapi tambahkan untuk anak-anak atau lomba masak koki junior,” katanya seraya mengatakan gemarikan ini juga untuk mendukung program yang sangat strategis yaitu melawan stunting.

Herawati menambahkan, Ketua Forikan Kabupaten Sanggau beberapa hari yang lalu melaksanakan penilaian tingkat nasional untuk nominasi juara satu, dua dan tiga tingkat nasional. “Sehingga melalui kegiatan yang diselanggarakan saat ini, kita harapkan bisa nantinya untuk menambah poin penilaian, sehingga mudah-mudahan bisa menjadi juara satu,” pungkasnya.

Hadir dalam acara itu Ketua Umum Forikan Provinsi Kalbar yang diwakili Hilfira Hamid, Ketua Forikan Kabupaten Sanggau Ny Arita Apolina Hadi, Ketua GOW Kabupaten Sanggau Ny Yohana Kusbariah Ontot, Ketua DWP Kabupaten Sanggau Ny Cristiana Sri Kusumastuti, camat dan Ketua Forikan Kecamatan se-Kabupaten Sanggau, para Genre Gemarikan Kabupaten Sanggau dan perwakilan forkopimda Kabupaten Sanggau. (jul)

Meningkat Setiap Tahun

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (DKPTPHP) Kabupaten Sanggau John Hendri mengatakan, tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Sanggau meningkat setiap tahun. 

“Tahun 2018, 35 kilogram per kapita per tahun. Kami ingat pada pimpinan Pak Bupati pertama, tahun 2014 konsumsi ikan kita pada waktu itu sekitar 27 per kilogram per kapita per tahun,” ujarnya ditemui di sela-sela lomba.

Namun demikian, kata John, pihaknya bersama Forikan Kabupaten Sanggau tidak akan berhenti mengaungkan akan pentingnya makan ikan melalui program gemarikan. 

“Bersama Bu Arita (Ketua Forikan Kabupaten Sanggau), kami akan terus mendorong peningkatan konsumsi ikan di Sanggau setiap tahun. Salah satunya melalui kegiatan yang kami laksanakan hari ini (kemarin, red),” ucapnya.

John menuturkan, salah satu yang disasar untuk meningkatkan konsumsi ikan adalah kaum milenial. 

“Kita ingin memasyarakatkan makan ikan, baik siswa TK, SD, SMP, SMA sampai pada orang tua. Kita berikan informasi bahwa makan ikan itu sehat, cerdas dan pintar serta ketersedian ikan itu penting dalam satu keluarga,” tutupnya. (jul)