Rabu, 19 Februari 2020


Bupati Sanggau Akan Rombak Kabinetnya

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 405
Bupati Sanggau Akan Rombak Kabinetnya

Kepala Badan Kepegawaian dan Perkembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupataen Sanggau, Herkulanus HP.

SANGGAU, SP - Setelah memilih dan melantik Kukuh Triyatmaka sebagai Sekda Sanggau, Bupati Sanggau Paolus Hadi (PH) dikabarkan akan merombak kabinetnya setelah hampir satu tahun memimpin Sanggau bersama Yohanes Ontot di periode keduanya.

Selain akan melakukan pelantikan besar-besaran pejabat eselon III dab IV, PH juga dikabarkan akan memutasi pejabat eselon II. 

“Iya, untuk waktunya masih tentatif, arahan Pak Bupati sekitar pertengahan Januari 2020,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sanggau Herkulanus HP kepada wartawan, Selasa (13/1). 

Pelantikan pejabat eselon III dan IV, rencananya akan dilakukan secara bertahap. “Arahan Pak Bupati maksimal 50 orang sekali pelantikan (pejabat eselon III dan IV). Nanti bertahap sampai semua jabatan yang lowong terisi. Dan juga akan dilakukan mutasi untuk pejabat eselon II,” terang Herkulanus.

Menanggapi rencana perombakan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Timotius Yance berharap pengisian jabatan yang ada di lingkungan Pemkab Sanggau dapat dilakukan secara profesional, disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan kemampuan SDM ASN. 

“Saya yakin dan percaya Pak Bupati sudah memahami itu dan pasti beliau mengenal siapa-siapa yang akan dilantik mengingat masa bakti Pak Bupati cukup lama juga,” katanya.

Legislator Partai Golkar ini juga mengingatkan bupati selaku pejabat pembina kepegawaian daerah agar melakukan evaluasi terhadap kinerja ASN secara berkelanjutan. Evaluasi itu penting dalam rangka percepatan pembangunan seperti yang tertuang di dalam visi dan misi bupati. 

“Saya melihat memang ada beberapa ASN yang kinerjanya perlu dievaluasi,” tegas Yance. 

Rencana pelantikan dan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Sanggau juga diapresiasi tokoh Pemuda Sanggau Zaenuri. Kepada bupati, Zai sapaan akrabnya berharap pejabat yang dilantik nantinya harus sesuai dengan latar belakang pendidikan, dan memenuhi syarat kepangkatannya.

“Jadi, jangan seperti yang dulu-dulu. Ada pejabat yang dilantik tapi kalau dilihat dari sisi kepangkatan belum mencukupi. Dan juga jangan berdasarkan primordial atau kedekatan, baik dengan Bupati maupun Wakil Bupati. Semoga tidak terjadi lagi hal yang demikian,” pungkasnya. (jul)